Kondisi pergerakan mata uang yang terbatas terjadi karena para investor di pasar keuangan global menunjukkan kecenderungan untuk mengambil sikap wait and see atau memantau situasi terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan investasi besar.
Pelaku pasar kini sedang menanti kepastian terkait pengumuman resmi mengenai kesepakatan damai antara AS dan Iran. Para investor juga sedang bersiap mengantisipasi hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang dijadwalkan pada malam nanti.
Pertemuan FOMC sendiri merupakan rapat berkala yang digelar oleh jajaran dewan gubernur Bank Sentral AS (The Fed) guna merumuskan kebijakan moneter, termasuk menentukan arah naik-turunnya suku bunga acuan.
"Investor cenderung wait and see kepastian kesepakatan AS-Iran secara resmi serta antisipasi pertemuan FOMC malam ini," ujar Lukman.