Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jepang Ubah Sistem Magang Mulai April 2027, Ini yang Perlu Disiapkan
ilustrasi karyawan sedang magang (pexels.com/https://kaboompics.com)
  • Pemerintah Jepang akan menerapkan ESDP mulai April 2027, sehingga peserta Indonesia perlu menyiapkan keterampilan teknis, kemampuan bahasa, dan pemahaman budaya kerja.

  • Kemnaker dan IM Japan menandatangani MoU yang mencakup rekrutmen, pelatihan sebelum keberangkatan, pelatihan lanjutan, serta pendampingan di Jepang.

  • Kemnaker mendorong perluasan kesempatan pemagangan ke sektor potensial dengan menyesuaikan kebutuhan industri Jepang dan kapasitas pelatihan di Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (24/10/2026)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan perlunya persiapan terencana untuk menghadapi perubahan sistem pemagangan Jepang.

April 2027

Pemerintah Jepang akan memberlakukan sistem pemagangan baru melalui Employment for Skill Development Program (ESDP).

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah Jepang akan memberlakukan sistem pemagangan baru melalui Employment for Skill Development Program (ESDP).
  • Who?
    Pemerintah Jepang, Kemnaker, IM Japan, perusahaan penerima, dan tenaga kerja Indonesia terlibat dalam persiapan serta pelaksanaan program.
  • Where?
    Program pemagangan berlangsung di Jepang, dengan pelatihan sebelum keberangkatan dilaksanakan di Indonesia.
  • When?
    ESDP mulai diberlakukan pada April 2027. Pernyataan persiapan disampaikan Sabtu (24/10/2026).
  • Why?
    Persiapan dilakukan agar tenaga kerja Indonesia memiliki kompetensi yang sesuai dan memperoleh pelindungan selama berada di Jepang.
  • How?
    Persiapan dilakukan melalui koordinasi, pertukaran data, rekrutmen dan seleksi, pelatihan, pendampingan, serta peningkatan kompetensi instruktur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jepang akan memakai sistem magang baru mulai April 2027. Pemerintah Indonesia menyiapkan peserta dengan bahasa, keterampilan kerja, dan pemahaman budaya Jepang. Kemnaker dan IM Japan membuat kerja sama pelatihan. Peserta akan dilatih sebelum berangkat dan didampingi saat di Jepang. Kesempatan magang juga ingin diperluas ke sektor lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Persiapan yang mencakup bahasa, keterampilan teknis, budaya kerja, dan K3 memberi bekal lebih menyeluruh bagi peserta Indonesia. Kerja sama Kemnaker dan IM Japan juga memuat pelatihan sebelum keberangkatan, pendampingan di Jepang, serta peluang pengembangan sektor magang sesuai kebutuhan industri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Jepang akan memberlakukan sistem pemagangan baru melalui Employment for Skill Development Program (ESDP) mulai April 2027.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan peserta pemagangan asal Indonesia agar memiliki keterampilan teknis, kemampuan bahasa, serta pemahaman budaya kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri Jepang.

"Kami mencermati perubahan sistem tersebut yang perlu diantisipasi melalui persiapan terencana agar tenaga kerja Indonesia dapat mengikuti program dengan kompetensi yang sesuai dan memperoleh pelindungan selama berada di Jepang," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2026).

1. Kemnaker tekankan kesiapan kompetensi peserta magang

ilustrasi mengikuti proses rekrutmen magang (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Kemnaker menilai persiapan menuju penerapan ESDP membutuhkan koordinasi antara pemerintah Indonesia, IM Japan, perusahaan penerima, serta pihak terkait di kedua negara. Koordinasi diperlukan untuk menyusun mekanisme pelaksanaan program sekaligus menjaga kelanjutan kerja sama selama peralihan sistem.

Yassierli mengatakan, persiapan peserta tidak cukup hanya berfokus pada jumlah tenaga kerja yang diberangkatkan.

"Penguasaan bahasa, keterampilan teknis, pemahaman budaya kerja, dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) menjadi bekal penting agar peserta mampu beradaptasi dan berkembang di lingkungan industri Jepang," ujar dia.

2. Kemnaker dan IM Japan teken kerja sama pelatihan

ilustrasi magang (pexels.com/Mikhail Nilov)

Sebagai bagian dari persiapan, Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) bersama IM Japan menandatangani kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang peningkatan kompetensi tenaga kerja untuk penyelenggaraan ESDP di Jepang.

Kerja sama tersebut mencakup pertukaran data dan informasi untuk evaluasi program, sosialisasi kepada masyarakat, rekrutmen dan seleksi peserta, serta pelatihan sebelum keberangkatan di Indonesia. Kedua pihak juga akan bekerja sama dalam pelatihan lanjutan dan pendampingan peserta selama berada di Jepang.

Selain itu, kesepahaman tersebut meliputi pengembangan program pelatihan, peningkatan kompetensi instruktur, serta pemanfaatan fasilitas pelatihan.

"Kami berharap kerja sama ini menjadi landasan bagi kedua pihak untuk memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan pelatihan dan pengalaman kerja langsung di perusahaan Jepang," tuturnya.

3. Kemnaker jajaki peluang magang di sektor lain

ilustrasi anak magang (unsplash.com/Van Tay Media)

Yassierli berharap kerja sama dengan IM Japan terus berjalan dan berkembang sehingga dapat memberikan manfaat bagi Indonesia maupun Jepang. Dia juga mendorong IM Japan memperluas kesempatan pemagangan bagi tenaga kerja Indonesia dengan mempertimbangkan kebutuhan industri Jepang dan kapasitas pelatihan di dalam negeri.

"Kami terbuka untuk menjajaki perluasan kerja sama ke berbagai sektor potensial, serta mendorong keterlibatan perusahaan Jepang dalam menyelaraskan kurikulum pelatihan dengan kebutuhan kompetensi di tempat kerja," kata Yassierli.

Curated For You

Editorial Team

Related Article