Jakarta, IDN Times - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap temuan ribuan pegawai yang terindikasi terkait judi online (judol) dan bermasalah dalam absensi elektronik. Itu menjadi salah satu alasan di balik mutasi sejumlah ASN di lingkungan Kementerian PU.
Dia mengatakan, berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), sekitar 6.000 pegawai terindikasi melakukan transaksi yang berkaitan dengan judol. Selain itu, sekitar 4.000 pegawai juga ditemukan bermasalah dalam penggunaan sistem absensi elektronik.
“Ini bukan data saya, data PPATK. Judol itu pidana,” kata Dody dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7/2026).
