Beberapa tahun lalu, perusahaan berlomba memasukkan AI ke dalam berbagai produk dan layanan. Sekarang, persaingannya mulai bergeser. Bukan hanya soal siapa yang punya teknologi AI, tetapi siapa yang bisa membuat AI bekerja lebih mandiri dan benar-benar membantu pekerjaan sehari-hari. Inilah alasan mengapa semakin banyak perusahaan mulai membangun AI agent.
AI agent pada dasarnya merupakan sistem AI yang tidak hanya menjawab pertanyaan atau menghasilkan konten. Teknologi ini juga dapat memahami konteks, mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia, lalu menjalankan tindakan tertentu untuk mencapai sebuah tujuan. Bagi perusahaan, kemampuan tersebut membuka peluang untuk mengubah banyak pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual.
