Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan akan mengalihkan sumber impor liquefied petroleum gas (LPG) menyusul serangan terhadap kilang Saudi Aramco serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Bahlil menegaskan pemerintah memilih untuk mengalihkan sebagian belanja LPG ke negara-negara yang tidak memiliki keterkaitan dengan konflik di Selat Hormuz.
"Dinamika ketegangan di Timur Tengah juga terkait dengan Saudi Aramco itu juga kena kemarin dinamika di sana. Maka alternatifnya adalah kita switch lagi supaya kita tidak mau ambil risiko. Sebagiannya kita switch lagi untuk kita belanja di negara yang tidak ada kaitannya dengan Selat Hormuz," katanya dalam keterangan pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
