Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
MSCI Pertahankan Status Emerging Market RI, Ini Dampaknya!
Logo Morgan Stanley Capital International (MSCI). (Dok/Istimewa).
  • MSCI mempertahankan Indonesia di kategori Emerging Market, memberi sinyal positif bagi pasar modal dan menjaga kepercayaan investor global terhadap stabilitas ekonomi nasional.
  • Keputusan ini mencegah potensi keluarnya dana asing besar-besaran serta membantu menjaga kestabilan pasar saham domestik di tengah tantangan ekonomi global.
  • MSCI menyoroti perlunya peningkatan transparansi, arus informasi, dan tata kelola pasar agar daya saing Indonesia di mata investor internasional terus meningkat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2026

MSCI merilis laporan Global Market Accessibility Review 2026 yang menegaskan Indonesia tetap berada dalam kategori Emerging Market.

kini

Analis menilai keputusan MSCI memberi sinyal positif bagi pasar modal dan mendorong stabilitas aliran modal, namun catatan terkait transparansi dan tata kelola pasar masih perlu diperbaiki.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    MSCI memutuskan untuk mempertahankan status Indonesia sebagai negara dengan kategori Emerging Market dalam laporan Global Market Accessibility Review 2026.
  • Who?
    Keputusan ini diumumkan oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan mendapat tanggapan dari analis pasar modal, Hendra Wardana, selaku Founder Republik Investor.
  • Where?
    Informasi disampaikan di Jakarta bersamaan dengan publikasi laporan MSCI yang menilai aksesibilitas pasar global berbagai negara.
  • When?
    Laporan Global Market Accessibility Review 2026 dirilis pada tahun 2024 dan menjadi dasar keputusan terbaru mengenai klasifikasi pasar Indonesia.
  • Why?
    Status Emerging Market dipertahankan karena Indonesia dinilai masih memenuhi kriteria utama, meski MSCI mencatat perlunya peningkatan transparansi dan arus informasi di pasar modal domestik.
  • How?
    Pertahannya status tersebut mencegah potensi keluarnya dana asing besar-besaran serta menjaga stabilitas pasar saham nasional di tengah kondisi ekonomi global yang menantang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
MSCI bilang Indonesia masih masuk kelompok negara berkembang. Orang-orang di pasar uang senang karena itu kabar baik. Katanya, uang dari luar negeri tidak akan banyak keluar dan pasar bisa lebih tenang. Tapi ada juga pesan supaya Indonesia lebih rapi lagi soal aturan dan informasi biar investor makin percaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Keputusan MSCI mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market menunjukkan kepercayaan terhadap stabilitas pasar modal nasional. Langkah ini tidak hanya meredakan kekhawatiran investor, tetapi juga menjaga aliran dana asing tetap positif. Selain itu, catatan MSCI tentang transparansi menjadi dorongan konstruktif bagi peningkatan tata kelola dan kualitas pasar di masa mendatang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Analis menilai keputusan MSCI yang tetap mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market menjadi kabar baik bagi pasar modal domestik.

Hal ini disampaikan MSCI dalam laporan tinjauan Global Market Accesibility Review 2026 yang baru dirilis Morgan Stanley Capital International (MSCI).

1. Status Indonesia dalam kategori emerging market beri sinyal positif ke pasar modal

Pengunjung berjalan didekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai, keputusan menempatkan Indonesia dalam kategori emerging market berhasil menghilangkan kekhawatiran terburuk investor terkait potensi penurunan status Indonesia menjadi Frontier Market.

Menurut Hendra, status Emerging Market memiliki arti strategis karena membuat Indonesia tetap berada dalam radar investor institusi global dan berbagai dana investasi internasional yang menjadikan indeks MSCI Emerging Markets sebagai acuan utama penempatan dana.

"Dengan tetap bertahannya status tersebut, risiko keluarnya dana asing secara besar-besaran akibat perubahan klasifikasi pasar dapat dihindari sehingga memberikan stabilitas yang lebih baik bagi pasar saham domestik," kata Hendra.

2. Status Indonesia tetap emerging market bakal dorong aliran modal masuk

Ilustrasi cadangan devisa (IDN Times/Arief Rahmat)

Dia mengatakan, dengan tetap bertahannya status tersebut, risiko keluarnya dana asing secara besar-besaran akibat perubahan klasifikasi pasar dapat dihindari. Kondisi ini dinilai mampu menjaga stabilitas pasar saham domestik di tengah berbagai tantangan global.

Meski demikian, Hendra mengingatkan, keputusan MSCI kali ini tidak sepenuhnya tanpa catatan. MSCI masih menyoroti aspek transparansi pasar, khususnya tentang keterbukaan struktur kepemilikan saham, kualitas arus informasi, serta indikasi konsentrasi kepemilikan yang dinilai dapat memengaruhi proses pembentukan harga yang wajar di pasar.

3. Perbaikan tata kelola likuiditas dan kualitas pasar modal harus ditingkatkan

ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/ Viacheslav Bublyk)

Meski status Emerging Market berhasil dipertahankan, Hendra menilai, catatan MSCI tentang penurunan penilaian pada aspek information flow tidak boleh diabaikan. Penilaian tersebut mencerminkan masih adanya perhatian investor global terhadap transparansi informasi dan kemudahan akses pasar di Indonesia.

"Ini menjadi sinyal bahwa upaya perbaikan tata kelola, likuiditas, dan kualitas pasar modal harus terus dilakukan agar daya saing Indonesia di mata investor internasional semakin kuat," kata dia.

Editorial Team

Related Article