Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Outlook Dipangkas Moody’s, Bank Mandiri Perkuat Antisipasi Risiko

Outlook Dipangkas Moody’s, Bank Mandiri Perkuat Antisipasi Risiko
ilustrasi gedung Bank Mandiri (dok. Bank Mandiri)
Intinya sih...
  • Moody's memangkat outlook peringkat kredit lima bank nasional, salah satunya PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), sari stabil menjadi negatif
  • Pemangkasan outlook dipengaruhi penilaian lembaga pemeringkat terhadap sektor perbankan dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari dinamika makroekonomi, pergerakan nilai tukar, hingga kondisi fundamental masing-masing bank.
  • Bank Mandiri akan perkuat pengelolaan likuiditas dan permodalan menyusul pemangkasan outlook tersebut
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyiapkan langkah antisipatif menyusul keputusan Moody’s Ratings yang memangkas outlook lima bank besar Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan, penilaian lembaga pemeringkat terhadap sektor perbankan dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari dinamika makroekonomi, pergerakan nilai tukar, hingga kondisi fundamental masing-masing bank.

“Penyesuaian outlook ini menjadi pengingat bagi Bank Mandiri untuk terus mengantisipasi dinamika eksternal guna menjaga fundamental secara berkelanjutan,” ujar Adhika dalam keterangan resmi, Jumat (13/2/2026).

1. Bank Mandiri akan perkuat pengelolaan likuiditas

Outlook Dipangkas Moody’s, Bank Mandiri Perkuat Antisipasi Risiko
Ilustrasi riset pasar (pexels.com/Lukas)

Ke depan, BMRI akan memperkuat pengelolaan likuiditas dan permodalan serta menjaga kualitas pembiayaan.

Perseroan juga memastikan tetap disiplin menerapkan manajemen risiko dan melanjutkan strategi pertumbuhan berkelanjutan yang sejalan dengan kebijakan regulator.

2. Alasan Moody's pangkas rating

Outlook Dipangkas Moody’s, Bank Mandiri Perkuat Antisipasi Risiko
Moody’s Investors Service (moodys.com)

Moody’s Ratings memangkas outlook lima bank besar nasional, yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, dan BTN. Langkah ini mengikuti perubahan outlook peringkat kredit Pemerintah Indonesia. Meski demikian, peringkat kredit kelima bank tersebut masih dipertahankan.

Moody’s menyebut, peringkat bank-bank tersebut berpotensi turun apabila peringkat kredit Indonesia ikut diturunkan. Sebaliknya, peluang kenaikan peringkat dalam waktu dekat dinilai terbatas.

3. Peringkat Bank Mandiri masih Baa2

4. Outlook Dipangkas Moody’s, Bank Mandiri Perkuat Antisipasi Risiko
Gedung Bank Mandiri (dok. Bank Mandiri)

Untuk Bank Mandiri, peringkat Baa2 mencerminkan permodalan yang masih kuat, struktur pendanaan yang solid, serta profitabilitas yang baik. Namun, Moody’s menyoroti tren penurunan modal, risiko dari pertumbuhan kredit yang sebelumnya agresif, tekanan kualitas aset di sejumlah segmen, serta tingginya eksposur pada sektor komoditas dan sektor berisiko tinggi.

Rasio permodalan Bank Mandiri diproyeksikan menurun pada 2026 akibat pembagian dividen besar dan kenaikan aset tertimbang menurut risiko. Meski berpotensi memperoleh dukungan pemerintah, peringkat Bank Mandiri tidak mendapat tambahan uplift karena telah berada di level yang setara dengan peringkat negara.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

5 Alasan Nama Produk Unik Lebih Gampang Dibicarakan di Media Sosial

13 Feb 2026, 13:12 WIBBusiness