Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rupiah Dibuka Lesu ke Rp16.848,5 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Lesu ke Rp16.848,5 per Dolar AS
Kurs rupiah terhadap dolar (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Intinya sih...
  • ,Rupiah dibuka melemah 21 poin atau 0,12 persen dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
  • Won Korea jadi mata uang yang melemah paling dalam di kawasan Asia
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot melemah pagi ini. Mata uang Garuda melemeh ke level Rp16.848,5 per dolar AS pada perdagangan Jumat (13/2/2026).

Berdasarkan Bloomberg, rupiah dibuka melemah 21 poin atau 0,12 persen dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Won Korea jadi mata uang yang melemah paling dalam

Mata uang di Asia bergerak melemah, dengan rincian:

  • Bath Thailand melemah 0,06 persen
  • Ringgit Malaysia melemah 0,01 persen
  • Yuan China melemah 0,01 persen
  • Pesso Filipina melemah 0,02 persen
  • Won Korea melemah 4,04 persen

2. Rupiah diperkirakan akan melemah seharian

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.

"Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS, dengan potensi melemah di tengah sentimen risk off,” ujar Lukman.

Dengan demikian, ia memperkirakan, rupiah akan bergerak dalam rentang Rp16.750–Rp 16.900 per dolar AS sepanjang perdagangan akhir pekan ini.

3. Penyebab rupiah melemah

Menurutnya, tekanan berasal dari aksi jual (sell off) saham-saham sektor akal imitasi (artificial intelligence/AI) di bursa AS. Koreksi tersebut memicu perubahan sentimen pasar menjadi lebih defensif dan mendorong aliran dana keluar dari aset berisiko.

Lukman menilai, sentimen risk off dari pasar AS berpotensi merembet ke pasar Asia, termasuk Indonesia. Kondisi ini dapat menekan nilai tukar rupiah sekaligus Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Sentimen risk off dari sell off AI di AS diperkirakan akan berimbas ke Asia dan menekan rupiah serta IHSG,” ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

FinDev Canada Suntik 30 Juta Dolar AS ke IIF, Perkuat Pembiayaan Hijau

13 Feb 2026, 10:11 WIBBusiness