Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pangsa Pasar Mobil China di Eropa Lampaui Produsen Jepang

3 min read
Pangsa Pasar Mobil China di Eropa Lampaui Produsen Jepang
Bendera China (pixabay.com/SW1994)
  • Pangsa pasar mobil China di Eropa mencapai 12,7 persen pada kuartal ketiga, melampaui gabungan produsen Jepang 11,9 persen; pada September angkanya mencetak rekor 14,5 persen.
  • Lonjakan registrasi hampir dua kali lipat didorong permintaan PHEV, yang menawarkan efisiensi bahan bakar tanpa ketergantungan penuh pada fasilitas pengisian daya umum.
  • Ekspansi China menantang produsen Jepang melalui peluncuran model kompetitif dan pembangunan fasilitas lokal di Spanyol serta Hungaria untuk menyiasati tarif Uni Eropa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Produsen mobil asal China mencetak rekor baru setelah berhasil melampaui penjualan pabrikan Jepang di pasar Eropa untuk pertama kalinya dalam satu kuartal penuh. Keberhasilan ini memperlihatkan pesatnya ekspansi merek-merek ternama, seperti BYD Co. dan Chery Automobile Co., di kawasan Benua Biru.

Berdasarkan data lembaga riset pasar Dataforce, lonjakan penjualan tersebut didorong oleh tingginya permintaan konsumen terhadap model kendaraan hibrida. Tren pergeseran pasar ini menjadi tonggak penting dalam persaingan industri otomotif global di kawasan Eropa.

  1. 1. Lonjakan pangsa pasar mobil China di Eropa

    Screen Shot 2026-10-23 at 6.28.36 AM.png
    BYD Seagull generasi kedua meluncur di China (byd.com/cn)

    Dataforce melaporkan bahwa angka registrasi mobil merek China di Eropa melonjak hampir dua kali lipat pada kuartal ketiga hingga September, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan tajam ini sukses mendongkrak pangsa pasar mobil China hingga mencapai 12,7 persen dari total penjualan kendaraan di Eropa.

    Pencapaian tersebut berhasil mengungguli gabungan pangsa pasar pabrikan besar Jepang, seperti Toyota Motor Corp. dan Nissan Motor Co., yang tercatat sebesar 11,9 persen. Khusus pada September, pangsa pasar mobil China bahkan menyentuh rekor 14,5 persen, naik hampir tiga poin persentase dibandingkan Agustus.

  2. 2. Peran mobil hibrida dalam mendongkrak penjualan

    Foto 4 -  JAECOO J7 SHS-P melintasi kawasan pegunungan, membuktikan fleksibilitas penggunaan melalui kemampuan suplai daya eksternal hingga 3,3 kW..jpeg
    Mobil SUV JAECOO J7 SHS-P (JAECOO Indonesia)

    Faktor utama yang mendorong lonjakan penjualan ini adalah tingginya minat konsumen terhadap kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Di tengah mahalnya harga bahan bakar di Eropa, perpaduan mesin bensin dan motor listrik menjadi alternatif yang hemat serta praktis tanpa harus bergantung sepenuhnya pada stasiun pengisian daya umum.

    Di pasar Inggris, model SUV Jaecoo 7 besutan Chery Automobile Co. sukses menjadi salah satu mobil terlaris pada Maret dan September. Selain itu, para produsen China kian gencar memperkenalkan model khusus pasar Eropa di ajang Paris Motor Show, seperti BYD Dolphin G DM-i dengan harga kompetitif, lini produk terbaru Chery, hingga merek mobil listrik Zeekr naungan Geely Holding Group Co.

  3. 3. Tantangan terhadap dominasi pabrikan mobil Jepang

    ilustrasi perusahaan mobil Toyota, otomotif
    ilustrasi perusahaan mobil Toyota, otomotif (unsplash.com/Christina Telep)

    Pertumbuhan pangsa pasar pabrikan China dinilai sangat cepat, mengingat lima tahun lalu mereka hanya menguasai kurang dari satu persen penjualan mobil di Eropa.

    Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi produsen asal Jepang yang telah puluhan tahun membangun rantai pasok dan basis konsumen di sana. Sebagai contoh, Toyota telah menjual mobil di Eropa sejak 1963, sementara Nissan mendirikan pabrik produksi di Sunderland, Inggris, sejak 1986.

    Meski raksasa otomotif lokal seperti Volkswagen AG dan Renault SA masih memimpin pasar, pabrikan China kini mempercepat pembangunan pabrik lokal untuk menyiasati tarif bea masuk Uni Eropa. Langkah strategis ini terlihat dari fasilitas produksi Chery di Barcelona, pabrik BYD di Hungaria, serta proyek perakitan Leapmotor di Zaragoza, Spanyol.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More