Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pasar Saham RI Masuk Pantauan S&P Dow Jones, Berpotensi Turun Kelas?

Pasar Saham RI Masuk Pantauan S&P Dow Jones, Berpotensi Turun Kelas?
Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
Intinya Sih

  • S&P Dow Jones Indices menempatkan Indonesia dalam daftar pantauan meski masih berstatus pasar berkembang, dengan potensi turun ke kategori Special Measures atau Frontier pada tinjauan 2027.
  • Pemantauan difokuskan pada transparansi kepemilikan saham dan kebijakan baru BEI; jika kondisi memburuk, S&P DJI dapat memberlakukan perlakuan khusus terhadap saham-saham Indonesia.
  • Nigeria dinilai menunjukkan kemajuan reformasi pasar modal dan berpotensi naik status menjadi Frontier, sementara Turki juga masuk daftar pantau karena tantangan akses pasar dan masalah struktural.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - S&P Dow Jones Indices (DJI) merilis laporan klasifikasi terbaru hari ini, Rabu (8/7/2026). Dalam laporan klasifikasi terbaru, pasar modal Indonesia masih bertahan di status berkembang atau emerging.

Kendati demikian, Indonesia masuk dalam daftar pantauan atau watchlist, dan ada potensi turun kasta menjadi Special Measures atau Frontier pada tinjauan 2027 mendatang.

1. Perkembangan transparansi kepemilikan saham di RI dipantau

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

S&P DJI akan memantau perkembangan terkini di Indonesia, khususnya transparansi kepemilikan saham di pasar saham Indonesia dan pedoman baru yang dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengatasi masalah transparansi dan likuiditas terkait.

"Jika kondisi justru memburuk, S&P DJI dapat menerapkan perlakuan khusus terhadap saham-saham Indonesia," tulis S&P DJI dalam laporan terbarunya.

Sesuai metodologi klasifikasi S&P DJI, apabila masalah tersebut belum terselesaikan dalam waktu satu tahun sejak perlakuan khusus diberlakukan, maka status klasifikasi pasar Indonesia akan dievaluasi pada tinjauan tahunan berikutnya.

2. Turki juga masuk dalam daftar pantau

ilustrasi pasar modal (freepik.com/freepik)
ilustrasi pasar modal (freepik.com/freepik)

Selain Indonesia, S&P DJI juga memantau tantangan akses pasar dan masalah struktural di Turki, termasuk transparansi kepemilikan saham serta langkah-langkah regulasi yang dilakukan pemerintah Turki.

Sama seperti Indonesia, jika situasi semakin buruk, S&P DJI dapat menerapkan perlakuan khusus terhadap saham-saham Turki. Jika masalah tersebut tidak terselesaikan dalam waktu satu tahun setelah perlakuan khusus diterapkan, status klasifikasi pasar Turki akan ditinjau kembali pada siklus tinjauan tahunan terdekat.

3. Nigeria berpotensi naik kelas

ilustrasi pasar modal (freepik.com/pvproductions)
ilustrasi pasar modal (freepik.com/pvproductions)

Sementara itu, Nigeria dinilai telah melakukan berbagai reformasi untuk meningkatkan transparansi, penegakan aturan, dan integritas pasar modal. Reformasi yang dilakukan Nigeria diharapkan membuat pasar modalnya menjadi lebih mudah diakses investor.

Kendati demikian, S&P DJI menilai konsistensi penerapan kebijakan dan ketahanan operasional pasar modal Nigeria masih perlu dibuktikan. Karena itu, Nigeria dimasukkan ke dalam Watchlist 2027, dan akan terus dipantau sepanjang sisa tahun ini.

"Jika perkembangannya positif, S&P DJI dapat mempertimbangkan menaikkan status pasar Nigeria dari Standalone menjadi Frontier pada tinjauan klasifikasi negara tahun depan," tulis S&P DJI.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More