Antrean sepeda motor di SPBU Pertamina (iStock/Anzz Media)
Untuk memperlancar distribusi, IT Manggis dan FT Sanggaran juga dioperasikan selama 24 jam. Pertamina turut menyiagakan 108 mobil tangki dan 465 awak mobil tangki guna mendukung penyaluran BBM ke SPBU.
Kesiapan distribusi diperkuat dengan mengalihkan sebagian mobil tangki dari Banyuwangi ke Bali. Pertamina juga berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana untuk mendukung kebutuhan personel operasional dan menyiapkan pengemudi cadangan dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja.
Selain menambah pasokan dan memperkuat distribusi, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Bali menyepakati pembatasan pengisian BBM maksimal 20 liter untuk kendaraan roda empat dan 3 liter untuk kendaraan roda dua. Kebijakan yang telah mendapat persetujuan Gubernur Bali tersebut ditujukan untuk mendukung kelancaran pelayanan di SPBU.
“Kami terus mengevaluasi kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan agar langkah yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta berterima kasih atas pengertian dan dukungan masyarakat,” kata Ahad.
Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Informasi mengenai layanan SPBU di Bali dapat diakses melalui akun Instagram resmi @patraniaga.jatimbalinus dan @pertaminabali. Masyarakat juga dapat menyampaikan kendala atau meminta informasi lebih lanjut melalui Pertamina Contact Center 135.