Atasi Antrean BBM di Bali, Bahlil Minta Pertamina Gandakan Kapal

Distribusi BBM dari Jawa Timur ke Bali terkendala pengiriman kapal dan menyebabkan antrean panjang.
Bahlil memerintahkan Pertamina menggandakan kapal untuk mempercepat penyaluran BBM ke daerah terdampak.
Stok dan produksi kilang disebut aman, sementara penimbunan BBM subsidi diminta diproses secara hukum.
Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebut distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Jawa Timur ke Bali mengalami kendala pengiriman kapal. Hal itu menyebabkan antrean mengular.
Bahlil mengatakan, PT Pertamina (Persero) telah melaporkan kendala distribusi tersebut kepadanya. Laporan itu mencakup penyaluran BBM dari Jawa Timur ke Bali dan sejumlah daerah lain yang bergantung pada pengiriman melalui kapal.
"Yang Pertamina laporkan ke saya tadi adalah distribusi dari daerah Jawa Timur ke Bali dan beberapa tempat yang terkait dengan kapal," katanya di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Jumat (16/10/2026).
1. Bahlil minta Pertamina gandakan kapal distribusi BBM

Kapal tanker pengangkut BBM. (dok. Pertamina) Bahlil memerintahkan Pertamina segera menggandakan jumlah kapal untuk distribusi BBM. Langkah itu ditujukan untuk mempercepat pengiriman dan mencegah munculnya kondisi yang tidak diinginkan di daerah yang terdampak.
"Saya tadi memerintahkan untuk mereka untuk segera menggandakan kapal agar tidak terjadi kondisi yang tidak diinginkan di daerah-daerah supaya bisa percepatan," ujar dia.
2. Bahlil minta penimbun solar subsidi diproses hukum

Polres Selayar ungkap dugaan penimbunan solar bersubsidi di Dusun Padang Selatan, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontoharu/ Dok. Polres Selayar Bahlil menyebut antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tidak selalu disebabkan oleh ketiadaan stok BBM. Dia menemukan persoalan lain, yakni pembelian BBM subsidi dalam jumlah besar untuk dijual kembali.
"Di beberapa tempat stok BBM-nya ada tapi kan antreannya panjang. Itu ada saudara-saudara kita yang memang, ya mohon maaf ya, perilakunya enggak berubah, yang ngantre mobil Pajero atau ngantre mobil yang diisi tangkinya banyak, ngambil minyak subsidi baru dijual," tuturnya.
Dia meminta Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menindak pelaku penimbunan dan memprosesnya secara hukum. Bahlil menilai praktik tersebut tidak semestinya terjadi karena subsidi BBM ditanggung negara.
3. Bahlil pastikan stok BBM dari kilang tidak bermasalah

Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Trio Hamdani) Bahlil menegaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya, stok BBM dan produksi dari kilang tidak mengalami masalah. Kendala yang menjadi perhatian pemerintah berada pada jalur distribusi, sehingga penambahan kapal diperlukan untuk mempercepat penyaluran.
Dia juga menyinggung pasokan BBM dari kilang yang selama ini disalurkan ke Bali. Bahlil memastikan tidak ada persoalan pada stok maupun produksi kilang tersebut.
"Stoknya enggak ada masalah, dari kilangnya enggak ada masalah. Yang bermasalah itu adalah jalur distribusinya, makanya kita nambah kapal," kata dia.

















