Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pertamina Siagakan 66 Layanan SPBU 24 Jam di Bali

3 min read
Pertamina Siagakan 66 Layanan SPBU 24 Jam di Bali
Suasana SPBU di Waingapu usai sidak Pertamina bersama Pemda dan Polres Sumba Timur. (Dok. Pertamina)
  • Pertamina menargetkan stok BBM 48 juta liter di Terminal Manggis dan Fuel Terminal Sanggaran, cukup untuk kebutuhan Bali selama 14–15 hari, didukung 124 mobil tangki.
  • Sebanyak 66 SPBU di Denpasar dan Badung beroperasi 24 jam dengan dukungan 100 personel TNI; pengisian dibatasi 20 liter untuk mobil dan 3 liter untuk motor.
  • Pemprov Bali menerapkan sistem ganjil-genap pengisian BBM selama 17–19 Oktober 2026; Pertamina meminta masyarakat membeli sesuai kebutuhan dan mematuhi aturan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali untuk mempercepat pemulihan layanan kepada masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui penambahan armada mobil tangki, kesiapan personel, hingga pengoperasian puluhan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) selama 24 jam.

  1. 1. Pertamina Genjot Stok BBM di Bali hingga 48 Juta Liter

    Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Bali
    Petugas SPBU melayani pengendara sepeda motor yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Denpasar, Bali, Selasa (13/10/2026). Pertamina Patra Niaga menambah pasokan BBM sebanyak 26.200 kiloliter secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan di Bali menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak Minggu (11/10). (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

    Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan terus memantau kondisi pasokan dan pelayanan BBM agar penanganan di lapangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

    "Kami memastikan kesiapan pasokan berjalan seiring dengan dukungan operasional yang diperlukan. Pemantauan terus dilakukan agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan," kata Ahad dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).

    Pertamina menargetkan stok BBM di Terminal Manggis, Kabupaten Karangasem, dan Fuel Terminal Sanggaran, Kota Denpasar, mencapai 48 juta liter pada Sabtu (17/10/2026).

    "Stok tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan BBM di Bali selama 14–15 hari ke depan," jelasnya.

    Untuk memperlancar distribusi, Pertamina menyiagakan 108 mobil tangki yang didukung 465 awak mobil tangki. Perusahaan juga menambah 16 mobil tangki guna mengoptimalkan pengiriman BBM ke SPBU.

    Selain itu, Kepolisian Daerah (Polda) Bali turut mengawal mobil tangki untuk memastikan proses distribusi menuju SPBU berjalan lancar.

  2. 2. Sebanyak 66 SPBU beroperasi 24 jam

    Ilustrasi pengisian isi bensin SPBU Pertamina. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
    Ilustrasi pengisian isi bensin SPBU Pertamina. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Dari sisi pelayanan, Pertamina menyiapkan 66 SPBU yang beroperasi selama 24 jam. Jumlah tersebut terdiri atas 42 SPBU di Kota Denpasar dan 24 SPBU di Kabupaten Badung.

    Operasional SPBU pada malam hari juga diperkuat dengan penyiapan 100 personel TNI dari Kodam IX/Udayana sebagai operator.

    Di sisi lain, pengisian BBM dibatasi maksimal 20 liter untuk kendaraan roda empat dan 3 liter untuk kendaraan roda dua.

    "Pembatasan tersebut mengikuti arahan Pemerintah Provinsi Bali dan berlaku hingga situasi kembali normal," ungkapnya.

  3. 3. Cara pengaturan pengisian BBM berdasarkan sistem ganjil-genap nomor polisi kendaraan

    Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Bali
    Anggota polisi berjaga di tengah antrean kendaraan yang akan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Denpasar, Bali, Selasa (13/10/2026). Pertamina Patra Niaga menambah pasokan BBM sebanyak 26.200 kiloliter secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan di Bali menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak Minggu (11/10). (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

    Ahad menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bali juga menerapkan pengaturan pengisian BBM berdasarkan sistem ganjil-genap nomor polisi kendaraan selama tiga hari, mulai Sabtu (17/10/2026) hingga Senin (19/10/2026).

    Pada Sabtu (17/10/2026), pengisian BBM diprioritaskan bagi kendaraan dengan nomor polisi berakhiran angka ganjil. Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Gubernur Bali Nomor B.21.500.1/16673/V/DISNAKER.ESDM.

    Ahad mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan mematuhi ketentuan pengisian yang berlaku.

    "Kami memahami bahwa kelancaran layanan BBM sangat dibutuhkan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan mengikuti pengaturan pengisian yang telah ditetapkan. Dengan dukungan bersama, kami berharap pelayanan dapat kembali normal secara bertahap," ujarnya.

    Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus memantau perkembangan layanan BBM di Bali. Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai layanan SPBU melalui akun Instagram resmi @patraniaga.jatimbalinus dan @pertaminabali, serta menyampaikan pengaduan melalui Pertamina Contact Center 135.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More