Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemerintah Akan Beri Insentif Petani Rp600 Ribu untuk 3 Bulan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) bersama Gubernur BI Perry Warjiyo (kiri) dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso memberikan keterangan pers sesuai bertemu dengan Presiden Joko Widodo terkait penanganan dampak virus corona terhadap sektor ekonomi Indonesia di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020) (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan,  pemerintah akan memberikan insentif kepada para petani terdampak pandemi virus corona atau COVID-19, sebesar Rp600 ribu.

Insentif yang akan diberikan pemerintah berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT). Tak hanya itu, pemerintah juga akan memberikan sarana pra sarana untuk produksi pertanian.

1. Bantuan dibagi menjadi dua kategori, tunai dan sarana produksi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ( ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Airlangga menyampaikan pemerintah berkomitmen untuk memberikan insentif kepada para petani. Pemerintah akan memberikan bantuan sebesar Rp600 ribu kepada 2,44 petani kategori miskin.

Bantuan tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua kategori, Rp300 ribu adalah berupa uang tunai, sementara Rp300 ribu lainnya akan diberikan untuk sarana produksi seperti pupuk dan peralatan produksi lainnya.

"Tentunya pemerintah akan memberikan BLT sebesar Rp600 ribu di mana Rp300 ribu bantuan tunai dan Rp300 ribu sarana pra sarana produksi pertanian," kata Airlangga dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Kabinet RI, Selasa (28/4).

2. Bantuan diberikan selama 3 bulan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) berbincang dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan (kiri) sebelum mengikuti rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/3/2020) (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Airlangga menyampaikan, stimulus bagi para petani itu diberikan pemerintah selama 3 bulan ke depan. Namun, ia menyebut nantinya Kementerian Pertanian (Kementan) yang akan menjelaskan lebih detail tentang insentif bagi para petani tersebut.

"Terkait dengan stimulus, memang sarana produksi terdiri dari bibit, pupuk, dan sarana produksi lainnya. Ini diharapkan periode selama 3 bulan dan teknis akan diumumkan Kementan," jelasnya.

3. Airlangga sebut ada 5 komoditas yang mengalami kenaikan 0,27-2,5 persen

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 12 Maret 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Airlangga menuturkan, stabilisasi harga dan penyediaan pangan pokok harian maupun mingguan dinilai cukup stabil. Ia menjelaskan ada 5 komoditas yang mengalami kenaikan 0,27-2,5 persen.

"Kalau kita lihat inflasi pangan secara year to date itu Januari-Maret sebesar 0,11 persen. Ini lebih rendah dibanding periode yang sama 2016-2019. Kemudian inflasi di Maret disumbang terutama oleh kenaikan gula pasir 0,02 persen," tutur Airlangga.

"Telur ayam ras 0,03 persen, dan bawang merah 0,01 persen. Beras memberikan andil inflasi di Januari-Oktober 2019 dan di 2020 beberapa bulan sebelumnya berikan andil deflasi," lanjut dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article