Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemerintah Sebut Investasi Masyarakat di MBG Tembus Rp40 Triliun
Ilustrasi dapur MBG di NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Nilai investasi publik, swasta, dan masyarakat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp40 triliun menurut laporan Badan Gizi Nasional yang disampaikan Menko PM Muhaimin Iskandar.
  • Muhaimin menilai investasi besar ini mempercepat pelaksanaan program MBG di lapangan serta membantu menggerakkan ekonomi tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.
  • Pemerintah mendorong keterlibatan UMKM, koperasi, dan BUMDes agar dana MBG berputar di daerah serta membuka lapangan kerja baru melalui pengelolaan rantai pasokan lokal oleh kepala daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
16 April 2026

Dalam acara Satu Tahun Perjalanan Makan Bergizi Gratis yang disiarkan melalui YouTube Kemenko PM, Muhaimin Iskandar menyampaikan laporan dari Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya bahwa investasi publik dan swasta dalam program MBG telah mencapai Rp40 triliun. Ia menegaskan investasi tersebut mempercepat implementasi program dan mendorong ekonomi masyarakat.

kini

Pemerintah terus mendorong keberlanjutan investasi dalam program MBG agar membuka lapangan kerja baru serta melibatkan UMKM, koperasi, dan BUMDes dalam ekosistem ekonomi daerah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah mengumumkan total investasi masyarakat, publik, dan swasta dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai sekitar Rp40 triliun.
  • Who?
    Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyampaikan informasi tersebut berdasarkan laporan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Jakarta dalam acara “Satu Tahun Perjalanan Makan Bergizi Gratis” yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemenko PM.
  • When?
    Keterangan ini disampaikan pada Kamis, 16 April 2026, saat peringatan satu tahun pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
  • Why?
    Investasi besar ini dinilai penting untuk mempercepat implementasi program MBG, menggerakkan ekonomi daerah, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
  • How?
    Pemerintah melibatkan sektor swasta, publik, UMKM, koperasi, dan BUMDes agar dana dari BGN dapat berputar menjadi siklus ekonomi di tingkat daerah melalui pengelolaan kepala daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemerintah bilang uang dari banyak orang buat program Makan Bergizi Gratis sudah sampai empat puluh triliun rupiah. Pak Muhaimin dan Pak Sony yang cerita itu. Uangnya dipakai supaya orang bisa makan sehat, kerjaan baru muncul, dan usaha kecil di desa bisa maju. Sekarang programnya terus jalan biar semua dapat manfaatnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Investasi masyarakat senilai Rp40 triliun dalam program Makan Bergizi Gratis mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat antara pemerintah, swasta, dan publik. Dukungan ini tidak hanya mempercepat pelaksanaan program tanpa terbebani birokrasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi UMKM, BUMDes, dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengungkapkan nilai investasi dari pihak swasta, publik, maupun masyarakat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menembus angka Rp40 triliun.

Informasi tersebut dia peroleh berdasarkan laporan dari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya dalam acara Satu Tahun Perjalanan Makan Bergizi Gratis dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat yang disiarkan melalui YouTube Kemenko PM pada Kamis (16/4/2026).

"Saya dengar dari Pak Soni tidak kurang investasi swasta atau publik atau masyarakat, investasi dalam program ini tidak kurang dari Rp40 triliun, besar sekali," kata Muhaimin.

1. Percepat implementasi dan menggerakkan ekonomi

Ilustrasi sejumlah pekerja menyiapkan paket makanan untuk program makan bergizi gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (ANTARA FOTO/Muhammad Mada)

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menjelaskan keterlibatan investasi tersebut sangat membantu mempercepat pelaksanaan program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut di lapangan.

Menurutnya, jika seluruh beban hanya mengandalkan pemerintah, prosesnya akan terasa sangat berat karena terkendala prosedur birokrasi yang memakan waktu lama.

"Kalau semuanya dari pemerintah tentu akan sangat berat di samping proses dan prosedurnya juga terlampau membutuhkan waktu, sehingga investasi inilah yang akan menggerakkan ekonomi sekaligus mengembangkan pendapatan masyarakat," paparnya.

2. Dorong pembukaan lapangan kerja baru

Ilustrasi petugas dapur umum menyiapkan makanan untuk MBG (IDN Times/Halbert Caniago)

Investasi dalam program MBG juga diharapkan terus berlanjut hingga mampu membuka banyak lapangan pekerjaan baru. Dia menegaskan penciptaan lapangan kerja merupakan komitmen utama dari skema pemberdayaan masyarakat yang sedang dijalankan.

"Tentu lapangan kerja baru adalah komitmen dari pemberdayaan yang harus tumbuh di berbagai program kerja kita semua, pemerintah," ujar Cak Imin.

3. Berdampak ke UMKM dan BUMDes

Pedagang sayur di pasar modern JGC Cakung (IDN Times/Pitoko)

Pemerintah juga mendorong agar pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) maupun koperasi, hingga badan usaha milik desa (BUMDes) terlibat aktif dalam ekosistem program MBG.

Dia menekankan peran kepala daerah menjadi kunci utama dalam memastikan anggaran dari BGN bisa berputar menjadi siklus ekonomi di daerah masing-masing. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kemampuan kepala daerah dalam mengelola rantai pasokan dan produksi lokal.

"Kata kuncinya adalah kepala daerah bagaimana agar uang BGN yang masuk ke daerah itu menjadi siklus ekonomi di daerah itu, karena bergantung kepala daerah di dalam mengelola pasokan-pasokan dan produksi," kata dia.

Editorial Team