Cak Imin soal Pengusaha Baru MBG: Saking Bahagianya Kadang Flexing di Medsos

- Cak Imin menilai aksi flexing para pengusaha baru dari program Makan Bergizi Gratis sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan mereka, meski kadang memicu perdebatan di publik.
- Ia menjelaskan kemunculan pengusaha baru merupakan hasil politik anggaran yang merata dan masif, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara nyata.
- Cak Imin mengungkapkan perputaran uang dari program Makan Bergizi Gratis mencapai hampir Rp1 triliun per hari, menunjukkan dampak ekonomi besar yang melibatkan banyak pihak di berbagai wilayah.
Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) menyoroti kemunculan para pengusaha baru berkat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia melihat banyak dari mereka yang mulai menunjukkan keberhasilannya di media sosial (medsos).
Hal itu disampaikan dalam Satu Tahun Perjalanan Makan Bergizi Gratis dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat yang disiarkan melalui YouTube Kemenko PM pada Kamis (16/4/2026).
"Kalau kita lihat di sosial media dan banyak yang datang ke kantor ini, rasa syukur banyak pengusaha baru tumbuh. Saking bahagianya kadang-kadang flexing juga di sosial media. Jadi masalah, blunder dan seterusnya," kata dia.
1. Aksi flexing disebut sebagai bentuk rasa syukur

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menilai aksi pamer atau flexing pengusaha tersebut sebagai bentuk rasa syukur. Menurutnya, fenomena itu merupakan cara mereka mengabarkan nikmat yang didapat meski terkadang memicu perdebatan di publik.
"Tapi itu menjalankan perintah agama, kalau ada nikmat maka ceritakanlah, kabarkanlah. Itu flexing-nya itu di situ. Fa amma bini'mati rabbika fahaddits (Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendalkah kamu siarkan (dengan bersyukur). Itu salah pahamnya di situ," ujarnya.
2. Singgung politik anggaran yang merata dan masif

Cak Imin menjelaskan munculnya pengusaha baru merupakan hasil dari politik anggaran yang benar. Kebijakan tersebut memastikan pengeluaran negara bisa langsung dinikmati masyarakat secara merata dalam jumlah besar dan masif.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menggeser orientasi kerja pemerintah. Fokus utamanya adalah mengubah cara kerja birokrasi agar lebih nyata dalam mewujudkan kemakmuran serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
"Politik anggaran melalui program Makan Bergizi Gratis ini adalah cita-cita yang amat lama sebagai sebuah bangsa," tuturnya.
3. Putaran uang nencapai Rp1 triliun per hari

Politik anggaran yang diterapkan saat ini bertujuan agar dana negara dikelola secara cepat dan melibatkan semua pihak. Dengan keterlibatan banyak pihak, aliran dana tersebut diharapkan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Dia membeberkan data bahwa perputaran uang dari program ini sangat fantastis. Berdasarkan laporan yang ia terima, hampir Rp1 triliun uang mengalir setiap harinya melalui pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di berbagai wilayah.
"Politik anggaran yaitu cara kita mengelola anggaran yang bisa cepat dinikmati dan melibatkan seluruh pihak. Tadi Pak Soni menyampaikan dengan jelas, bahkan setiap hari hampir Rp1 triliun uang mengalir," kata Cak Imin.

















