ilustrasi bendera Uni Eropa (commons.wikimedia.org/Håkan Dahlström from Malmö, Sweden)
Tingkat pengangguran perempuan di UE tercatat sebesar 6,4 persen pada September 2026, sedangkan laki-laki sebesar 6 persen. Kedua angka tersebut tidak berubah dibandingkan Agustus 2026.
Spanyol mencatat tingkat pengangguran perempuan tertinggi sebesar 11,2 persen, disusul Yunani 10,5 persen dan Finlandia 9,9 persen. Sebaliknya, Bulgaria mempunyai tingkat pengangguran perempuan terendah sebesar 3,1 persen, diikuti Malta 3,3 persen dan Polandia 3,5 persen.
Untuk kelompok laki-laki, Finlandia mencatat tingkat pengangguran tertinggi sebesar 11,1 persen, disusul Spanyol 9,4 persen. Swedia dan Prancis berada di posisi berikutnya dengan angka yang sama, yakni 8,6 persen. Sementara itu, Ceko memiliki tingkat pengangguran laki-laki terendah sebesar 2,1 persen, diikuti Polandia 3,2 persen dan Slovenia 3,3 persen.
Eurostat menyusun tingkat pengangguran berdasarkan standar Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dengan menghitung penduduk berusia 15 — 74 tahun yang tidak bekerja, bersedia untuk mulai bekerja dalam dua minggu ke depan, dan aktif mencari pekerjaan dalam empat minggu terakhir. Tingkat pengangguran dihitung berdasarkan jumlah penganggur dibandingkan total angkatan kerja.