Jakarta, IDN Times - Perusahaan-perusahaan Jepang kini menghadapi krisis pasokan mineral kritis setelah China memperketat pembatasan ekspor atas barang-barang dual-use atau berfungsi ganda yang memiliki kegunaan militer maupun sipil. Langkah Beijing tersebut secara signifikan melumpuhkan rantai pasokan bahan baku penting seperti tungsten dan rare earth element (unsur tanah jarang), memicu lonjakan harga, serta memaksa produsen Jepang membatasi kapasitas produksi.
Tungsten adalah mineral penting yang digunakan dalam pembuatan peralatan potong industri, semikonduktor, hingga sistem persenjataan. Pasokan ini juga menjadi salah satu komoditas yang paling terdampak akibat pembatasan Beijing.
Sejak awal tahun ini, pengiriman bahan baku tungsten dari China ke Jepang terhenti total. Akibatnya, produsen besar seperti Mitsubishi Materials dan Sumitomo Electric Industries terpaksa menaikkan harga peralatan industri berbasis tungsten hingga lebih dari tiga kali lipat atau melonjak di atas 60 persen untuk item tertentu, dilansir NHK News pada Senin (10/8/2026).
