Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perkuat Fundamental Bisnis, Antam Kaji Opsi Buyback Saham
Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
  • Antam tengah mengkaji opsi buyback saham sebagai bagian dari strategi memperkuat fundamental bisnis, dengan keputusan disesuaikan pada dinamika pasar dan kepentingan pemegang saham jangka panjang.

  • Pada semester I-2026, Antam mencatat pendapatan Rp62,71 triliun, naik 6,3 persen secara tahunan, serta laba periode berjalan Rp6,91 triliun atau tumbuh 34 persen.

  • Evaluasi buyback mempertimbangkan kondisi pasar, kekuatan fundamental, kemampuan keuangan, dan prioritas pendanaan operasional serta pengembangan usaha, termasuk agenda hilirisasi nasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam terus memperkuat fundamental bisnis untuk menjaga momentum pertumbuhan dan menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.

Salah satu langkah yang tengah dikaji badan usaha milik negara (BUMN) sektor tambang itu adalah opsi pembelian kembali saham (buyback) di tengah dinamika pasar modal.

1. Opsi buyback masih dalam tahap kajian, cermati dinamika pasar

Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Corporate Secretary Antam Wisnu Danandi Haryanto menjelaskan, opsi buyback saat ini masih dalam tahap kajian. Antam akan mempertimbangkan langkah strategis yang sesuai dengan perkembangan kondisi pasar, dengan tetap memperhatikan kepentingan pemegang saham dan keberlanjutan bisnis jangka panjang.

“Antam senantiasa mencermati dinamika pasar dan mengevaluasi langkah strategis yang relevan dengan kondisi terkini. Setiap keputusan akan diarahkan untuk memperkuat fundamental perusahaan, sejalan dengan kepentingan nasional, serta menciptakan nilai tambah yang optimal bagi pemegang saham dalam jangka panjang,” kata Wisnu dalam keterangannya, dikutip Sabtu (24/10/2026).

2. Buyback bagian dari langkah optimalisasi struktur modal

Kantor pusat PT Aneka Tambang Tbk (Antam). (dok. Antam)

Sejalan dengan komitmen tersebut, Antam senantiasa mencermati dinamika pasar modal dan mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk merespons kondisi pasar, termasuk kemungkinan pelaksanaan buyback sebagai bagian dari langkah optimalisasi struktur modal.

Menurut Wisnu, evaluasi tersebut dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi pasar, kokohnya fundamental dan kemampuan keuangan perusahaan, serta prioritas kebutuhan pendanaan untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha, terutama dalam mensukseskan agenda hilirisasi nasional.

3. Antam bukukan pendapatan Rp62,71 triliun pada semester I-2026

ilustrasi laporan keuangan (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

Di sisi lain, kinerja keuangan perusahaan pada semester I-2026 mencatatkan pertumbuhan positif. Antam membukukan pendapatan sebesar Rp62,71 triliun, meningkat 6,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp59,02 triliun. Sementara itu, laba periode berjalan mencapai Rp6,91 triliun atau tumbuh 34 persen dari Rp5,14 triliun pada perode yang sama.

"Kinerja ini menjadi modal strategis bagi Antam untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis, menjaga ketahanan industri nasional, dan menjaga kepercayaan pemegang saham. Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan potensi bisnis yang dimiliki serta memastikan tata kelola perusahaan berjalan dengan baik, terukur dan bertanggung jawab," ujar Wisnu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article