Petugas SPBU melayani pengendara sepeda motor yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Denpasar, Bali, Selasa (13/10/2026). Pertamina Patra Niaga menambah pasokan BBM sebanyak 26.200 kiloliter secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan di Bali menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak Minggu (11/10). (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan terus memantau kondisi pasokan dan pelayanan BBM agar penanganan di lapangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
"Kami memastikan kesiapan pasokan berjalan seiring dengan dukungan operasional yang diperlukan. Pemantauan terus dilakukan agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan," kata Ahad dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).
Pertamina menargetkan stok BBM di Terminal Manggis, Kabupaten Karangasem, dan Fuel Terminal Sanggaran, Kota Denpasar, mencapai 48 juta liter pada Sabtu (17/10/2026).
"Stok tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan BBM di Bali selama 14–15 hari ke depan," jelasnya.
Untuk memperlancar distribusi, Pertamina menyiagakan 108 mobil tangki yang didukung 465 awak mobil tangki. Perusahaan juga menambah 16 mobil tangki guna mengoptimalkan pengiriman BBM ke SPBU.
Selain itu, Kepolisian Daerah (Polda) Bali turut mengawal mobil tangki untuk memastikan proses distribusi menuju SPBU berjalan lancar.