Pertamina Trans Kontinental Bidik Laba di Atas Rp1 Triliun Tahun Ini

- PT Pertamina Trans Kontinental menargetkan laba bersih di atas Rp1 triliun tahun ini setelah mencatat Rp1,32 triliun pada 2025 dengan kenaikan 23 persen secara tahunan.
- Perusahaan menyiapkan dana cadangan untuk menghadapi pelemahan rupiah dan kenaikan harga minyak dunia, tanpa mengganggu kegiatan operasional maupun upaya peningkatan pendapatan.
- Sepanjang 2025, PTK mengoperasikan 370 armada dengan total Commission Days mencapai 120.118 hari, serta terus mendorong pertumbuhan empat lini bisnis utama di sektor maritim.
Bitung, IDN Times - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak usaha Subholding Integrated Marine Logistics Pertamina menargetkan pencapaian laba bersih bisa di atas Rp1 triliun tahun ini.
Pada 2025, PTK membukukan laba bersih sebesar Rp1,32 triliun, meningkat 23 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
“Kalau kita melihat run rate sekarang, InsyaAllah bisa tercapai di atas Rp1 triliun,” kata Eko di Pantai Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara, dikutip Senin, (20/7/2026).
1. Susun dana cadangan di tengah pelemahan rupiah dan kenaikan ICP

Untuk mencapai target tersebut, PTK menyiapkan berbagai strategi, salah satunya menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Adapun tantangan yang dimaksud adalah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dan juga kenaikan harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) serta harga minyak dunia.
“Kita harus realistis melihat, satu terkait dengan ICP, harga minyak dunia yang meningkat luar biasa, kondisi yang enggak kita temukan di tahun lalu. Kemudian selisih kurs, bagaimana pelemahan rupiah terhadap dolar AS ini juga berpengaruh terhadap bisnis kita,” ujar Eko.
Oleh sebab itu, PTK menyiapkan dana cadangan atau budget reserve untuk mengantisipasi risiko.
“Kita sudah lakukan budget reserve. Jadi dari budget yang sudah kita anggarkan sebelumnya Itu kita reserve. Sehingga kemudian kita lakukan pembatasan,” tutur Eko.
2. PTK pastikan kinerja operasional tetap dijaga dengan baik

Dalam melakukan budget reserve, PTK memastikan pos anggaran untuk operasional tetap dijaga, dan juga kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan pendapatan.
“Tadi tadi satu, catatannya tidak mengganggu kegiatan operasional. Sehingga apa? Kegiatan untuk mencapai peningkatan revenue itu bisa kita lakukan,” tutur dia.
3. PTK operasikan 370 armada sepanjang 2025

Sepanjang 2025, PTK tercatat mengoperasikan hingga 370 armada, yang menghasilkan fleet commercial days sebesar 358,52 hari.
Selaras dengan itu, pencapaian Commission Days mencapai 120.118 hari dan Commercial Days sebesar 119.390 hari.
PTK berupaya terus mendorong pertumbuhan empat lini bisnis yakni penyedia kapal penunjang, jasa kepelabuhanan, shorebase atau pangkalan logistik di tepi pantai, serta layanan keagenan atau administrasi kebutuhan pelayaran.





















