Jakarta, IDN Times - Pasar tenaga kerja Singapura berekspansi selama 20 kuartal berturut-turut dengan total penyerapan tenaga kerja bertambah 27.700 orang pada kuartal ketiga 2026. Data awal Kementerian Tenaga Kerja Singapura yang dirilis pada Jumat (30/10/2026) menunjukkan angka ini meningkat pesat dari kuartal sebelumnya yang tercatat 11.400 orang.
Pada saat yang sama, jumlah pemutusan hubungan kerja di negara itu meningkat menjadi 4.800 orang dan menyentuh level tertinggi dalam hampir enam tahun terakhir. Kementerian Tenaga Kerja Singapura menyebutkan bahwa reorganisasi bisnis menjadi penyebab utama pemutusan hubungan kerja, sementara pertumbuhan sektor berorientasi luar negeri masih tertahan oleh ketidakpastian ekonomi global.