Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PINTU Wanti-wanti Bahaya APK Kripto Ilegal di Android

ilustrasi download (freepik.com/rawpixel.com)
ilustrasi download (freepik.com/rawpixel.com)
Intinya sih...
  • Risiko APK tidak resmi masih diabaikanPihaknya menilai kewaspadaan terhadap ancaman siber masih perlu diperkuat, terutama terkait risiko mengunduh dan memasang file APK di luar Google Play.
  • Imbauan keamanan bagi pengguna aplikasiPengguna Android dapat langsung menggunakan aplikasi PINTU yang tersedia di Google Play dan memulai investasi setelah menyelesaikan proses Know Your Customer (KYC) sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Pastikan aplikasi diunduh di Google Play StorePenting untuk mengunduh aplikasi di toko resmi, seperti Google Play Store. Atau, bisa juga lewat App Store untuk perangkat iOS.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Head of Product Marketing PT Pintu Kemana Saja (PINTU) Iskandar Mohammad mengatakan, modus penipuan siber terus berkembang dan semakin mengancam pengguna Android.

Dia merujuk data Kaspersky pada 2025 yang menunjukkan ancaman siber terhadap pengguna Android pada kuartal III-2025 meningkat hingga 38 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Menurut Iskandar, lonjakan ancaman tersebut salah satunya dipicu oleh kebiasaan pengguna memasang aplikasi melalui file Android Package Kit (APK) dengan metode sideloading atau dari aplikasi pihak ketiga, bukan melalui platform resmi Google Play.

“Modus kejahatan siber berbasis file APK ini punya dampak negatif yang serius seperti, akses ilegal kepada data pribadi karena di dalam APK ini disematkan malware yang telah dirancang beroperasi secara tidak sah, untuk mencuri data-data penting pengguna hingga aset dalam aplikasi layanan keuangan yang dimiliki," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (3/2/2026).

1. Risiko APK tidak resmi masih diabaikan

QUIZ kebiasaan online
ilustrasi aplikasi (unsplash.com/William Hook)

Pihaknya menilai, kewaspadaan terhadap ancaman siber masih perlu diperkuat, terutama terkait risiko mengunduh dan memasang file APK di luar Google Play. Dia menyebut, pengguna Android yang ingin berinvestasi atau melakukan perdagangan aset kripto seharusnya hanya mengunduh aplikasi resmi PINTU melalui Google Play.

Dia menegaskan, keamanan akun dan aset pengguna menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, pihaknya merasa perlu terus mengingatkan masyarakat mengenai bahaya aplikasi Android tidak resmi yang banyak beredar di internet dan kerap dimanfaatkan untuk aksi penipuan.

"Maka dari itu, penting bagi kami untuk mengingatkan tentang bahaya yang mengintai dari pemasangan aplikasi Android (APK) tidak resmi yang banyak beredar di internet," ujarnya.

2. Imbauan keamanan bagi pengguna aplikasi

Ilustrasi keamanan aplikasi mobile. (Pixabay.com/madartzgraphics)
Ilustrasi keamanan aplikasi mobile. (Pixabay.com/madartzgraphics)

Iskandar menyampaikan, pengguna Android dapat langsung menggunakan aplikasi PINTU yang tersedia di Google Play dan memulai investasi setelah menyelesaikan proses Know Your Customer (KYC) sesuai ketentuan yang berlaku.

"Langkah pencegahan lainnya yang bisa dilakukan adalah pengguna Android dapat mengaktifkan fitur bawaan Play Protect untuk memindai dan mendeteksi aplikasi berbahaya," ujarnya.

Pengguna disarankan mengaktifkan fitur Play Protect untuk memindai aplikasi berbahaya, rutin memperbarui aplikasi ke versi terbaru, mengganti kata sandi secara berkala, serta mengaktifkan two-factor authentication (2FA) guna memperkuat sistem keamanan akun.

3. Pastikan aplikasi diunduh di Google Play Store

PRI_194374194.jpg
ilustrasi Google Play Store (dok. Google)

Penting untuk mengunduh aplikasi di toko resmi, seperti Google Play Store. Atau bisa juga lewat App Store untuk perangkat iOS. Mengunduh aplikasi lewat platform terkenal dapat memastikan keamanan karena aplikasi akan dievaluasi terlebih dahulu sebelum dipublikasikan.

Sebaliknya, mengunduh dari platform tidak resmi menempatkan pada risiko mengunduh aplikasi yang dimodifikasi oleh penjahat, karena aturannya lebih fleksibel. Jadi, berhati-hatilah saat mengunduh aplikasi.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in Business

See More

3 Lembaga Pemeringkat Bursa Saham Global Terbaik

03 Feb 2026, 16:36 WIBBusiness