Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemerintah Tebar Paket Simulus Rp12,83 Triliun Periode Februari-Maret

WhatsApp Image 2026-02-03 at 13.29.00.jpeg
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Indonesia Economic Summit 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta. (IDN Times/Triyan).
Intinya sih...
  • Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp12,83 triliun periode Februari-Maret 2026.
  • Ada bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng untuk menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga.
  • Pemerintah melanjutkan program magang nasional dan fokus pada pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp12,83 triliun pada kuartal I 2026. Stimulus ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong mobilitas selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, paket stimulus tersebut akan berlaku pada periode Februari hingga Maret 2026. Kebijakan yang disiapkan mencakup diskon tarif transportasi, bantuan sosial, hingga program magang.

Salah satu komponen stimulus adalah diskon sektor transportasi dengan anggaran sekitar Rp200 miliar. Insentif tersebut meliputi diskon tiket pesawat kelas ekonomi untuk penerbangan domestik hingga 16 persen, dengan pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung oleh pemerintah.

“Kita memberikan diskon tiket pesawat hingga 16 persen yang ditanggung pemerintah. Selain itu, Angkasa Pura memberikan potongan airport tax sebesar 50 persen, serta diskon harga avtur. Pemerintah juga memberikan diskon tarif angkutan laut dan kereta api sebesar 30 persen, serta potongan tarif tol hingga 20 persen,” ujar Airlangga dalam Indonesia Economic Summit 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

1. Ada bansos beras dan minyak goreng

Ilustrasi Bansos (Foto: IDN Times)
Ilustrasi Bansos (Foto: IDN Times)

Kebijakan tersebut diharapkan dapat menekan biaya perjalanan masyarakat, khususnya menjelang periode libur dan perayaan keagamaan.

Selain diskon transportasi, stimulus ekonomi juga mencakup bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng. Bantuan ini ditujukan untuk menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga, terutama bagi masyarakat berpendapatan rendah.

“Pemerintah memberikan bantuan sosial berupa beras 10 kilogram selama dua bulan, ditambah minyak goreng untuk dua bulan. (Dengan demikian) total anggarannya sekitar Rp12 triliun,” jelas Airlangga.

2. Program magang nasional yang lanjut hingga kuartal I

IMG-20251128-WA0048.jpg
Sejumlah peserta magang nasional saat diberi pengarahan oleh tim satuan KPLP Lapas Kedungpane Semarang. (IDN Times/Dok Humas Lapas Kedungpane Semarang)

Pemerintah juga melanjutkan program magang bagi lulusan perguruan tinggi yang telah dimulai sejak kuartal IV 2025. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan angkatan kerja muda serta memperkuat daya serap tenaga kerja di sektor produktif.

Melalui kesempatan memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja, program magang diharapkan dapat menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional.

3. Airlangga tekankan pentingnya genjot pertumbuhan ekonomi kuartal I

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Dok. IDN Times)
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Dok. IDN Times)

Airlangga menambahkan, stimulus ekonomi ini difokuskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama 2026 yang dinilai krusial.

“Triwulan pertama sangat penting, karena pada periode yang sama tahun lalu pertumbuhan ekonomi relatif lebih rendah,” ujarnya.

Pada triwulan I 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,87 persen. Oleh karena itu, pemerintah bergerak sejak awal tahun agar pertumbuhan ekonomi 2026 dapat mencapai target sebesar 5,4 persen.

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan work from anywhere bagi pekerja. Kebijakan ini disusun oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) bersama Kementerian Ketenagakerjaan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Rupiah Menguat Hari Ini, Sentimen India dan Iran Tekan Dolar AS

03 Feb 2026, 16:29 WIBBusiness