Jakarta, IDN Times - Posisi Indonesia Investment Authority (INA) yang berada di bawah Temasek, perusahaan investasi global milik Singapura dalam penilaian Governance, Sustainability and Resilience (GSR) Scoreboard Global SWF menjadi modal untuk meningkatkan kepercayaan investor global.
Menurut Ketua Dewan Direktur INA Oki Ramadhana, kualitas tata kelola menjadi salah satu faktor penting bagi investor dalam memilih mitra investasi. Terlebih, INA memiliki mandat untuk mendatangkan investasi, baik dari dalam maupun luar negeri, ke Indonesia.
GSR menilai berbagai aspek dalam sebuah sovereign wealth fund (SWF), mulai dari tata kelola, transparansi, hingga disiplin investasi. Penilaian tersebut dilakukan melalui sekitar 25 indikator oleh lembaga independen Global SWF. INA memperoleh skor GSR sebesar 92 persen.
"Mereka me-review sekitar 200 sovereign wealth fund globally dan kita ada hanya di bawah Temasek. Jadi ini yang pencapaian yang menurut saya untuk kita luar biasa," kata dia dalam media briefing di Kantor INA, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
