Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Prabowo Mau Kumpulkan Pakar buat Satgas Percepat Izin Usaha

Prabowo Mau Kumpulkan Pakar buat Satgas Percepat Izin Usaha
Presiden Prabowo Subianto disambut Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. saat hadiri KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. (Dok. Youtube SetPres)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Presiden Prabowo menegaskan agar ASN tidak mempersulit izin usaha dan mendorong efisiensi birokrasi demi mempercepat investasi di Indonesia.
  • Prabowo memerintahkan Mensesneg Prasetyo Hadi mengumpulkan pakar untuk membentuk satgas khusus percepatan deregulasi dan penyederhanaan perizinan.
  • Ia menekankan pentingnya mendukung pengusaha yang taat aturan, sambil menindak tegas pihak nakal yang menghambat proses izin dan investasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk tidak mempersulit izin usaha. Prabowo ingin aparatur sipil negara (ASN) bekerja efisien. Prabowo mengatakan, banyak pengusaha mengeluh karena sulitnya izin usaha di Indonesia sehingga dia meminta dibentuk satgas percepatan izin usaha.

"Permudah perizinan, jangan persulit. Pengusaha-pengusaha juga mengeluh, mereka mau bekerja dan mereka mau investasi, tapi kadang-kadang nunggu izin itu satu tahun, dua tahun. Sedangkan di negara lain dua minggu. Kita harus mengacu kepada negara tetangga. Kalau mereka bisa keluarkan izin dalam dua minggu, kenapa kita dua tahun? Regulasi sederhanakan," ujar Prabowo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

"Kecenderungan regulasi adalah inisiatif dari birokrat-birokrat untuk... terus terang saja saya sampaikan, untuk cari peluang. Ada yang nanti minta kickback, minta uang supaya izinnya dipercepat keluar," sambung dia.

Prabowo mengatakan, dirinya sudah memerintahkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi untuk mengumpulkan sejumlah pakar untuk membentuk satgas percepatan izin usaha.

"Mensesneg saya minta nanti dikumpulkan pakar-pakar bikin satgas khusus untuk mempercepat deregulasi. Sederhanakan, ya, jangan persulit!" kata dia.

Mantan Menteri Pertahanan itu mengatakan, pengusaha harus didukung untuk bisa menghasilkan lapangan kerja. Namun, apabila ada pengusaha nakal, maka aparat penegak hukum akan bertindak.

"Para pengusaha harus dibantu, harus didukung, yang nakal kita tertibkan, tapi yang baik, yang benar-benar mau bekerja, ya, harus dibantu. Banyak investor juga dari luar negeri mengeluh di Indonesia sering perizinannya lama sekali dan banyak sekali saudara-saudara sekalian ya. Perizinan kadang-kadang ada yang gak masuk akal ya kan. Saya monitor masalah impor, kalau tidak salah, gas, ya, untuk rumah sakit, dipersoalkan ini-itu, ini-itu, akhirnya suplai gas kita sangat tipis untuk rumah sakit hanya soal izin-izin," ucap dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Related Articles

See More