Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran kabinetnya tidak minder dalam menjalankan kebijakan strategis pemerintah, termasuk penerapan sistem ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperkuat pengawasan ekspor sekaligus menekan kebocoran kekayaan nasional.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan rangkuman dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026. Rekaman momen tersebut baru diunggah melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (23/10/2026).
Dalam arahannya, Prabowo menekankan pentingnya menjaga arah kebijakan pemerintah agar pengelolaan kekayaan Indonesia dapat memberikan manfaat lebih besar bagi bangsa sendiri. Ia menilai sebagian kekayaan nasional selama ini belum sepenuhnya berada di tangan Indonesia.
“Yang pertama, kita perlu selalu memelihara arah arah kompas kita ya. Kita menuju tujuan kita apa? Tujuan kita saya tegaskan adalah agar kita bisa mengkonsolidasikan ya, mengamankan, menjaga, mengelola, dan meyakinkan bahwa kekayaan kita berada di tangan bangsa Indonesia yang selama ini kita mengetahui bahwa sebagian yang cukup besar dari kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia,” ujar Prabowo.
