Jakarta, IDN Times - Federasi Industri Thailand (FTI) melaporkan total produksi kendaraan di Thailand turun sebesar 6,08 persen secara tahunan pada September 2026 menjadi 120.319 unit. Penurunan produksi ini terjadi setelah bencana banjir melanda sejumlah wilayah industri dan memicu gangguan pada pasokan suku cadang pabrikan perakitan lokal.
Disrupsi rantai pasok tersebut terutama menekan lini kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) yang memerlukan lebih banyak suku cadang manufaktur. Kendati demikian, lonjakan tajam pada pengiriman kendaraan listrik baterai tetap mendorong total penjualan mobil domestik tumbuh 14,28 persen menjadi 55.255 unit.
