kolase produk Sariayu (Shopee/Sariayu Martha Tilaar Official Shop)
Memasuki periode 1988–1990, perusahaan memperluas portofolio melalui sejumlah merek, antara lain Cempaka, Jamu Martina, Pesona, Biokos Martha Tilaar, Caring Colours Martha Tilaar, dan Belia Martha Tilaar. Pengembangan merek tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih beragam.
Pada 1993–1995, berlangsung proses akuisisi sejumlah perusahaan ke dalam PT Martina Berto. Perusahaan juga memperkuat standar operasional dengan memperoleh sertifikat ISO 9001 pada 1996.
Tiga tahun kemudian, Martha Tilaar Group membeli saham PT Martina Berto yang sebelumnya sebagian dimiliki Kalbe Group, sehingga perusahaan sepenuhnya berada di bawah manajemen Martha Tilaar Group.
Ekspansi berlanjut pada 2000-an. PT Martina Berto memperoleh sertifikat ISO 14001 pada 2000, kemudian menambah merek dan lini usaha, termasuk Professional Artist Cosmetics (PAC), Dewi Sri Spa, dan Jamu Garden pada periode 2001–2009.
Pada 2011, PT Martina Berto menjadi perusahaan terbuka dengan nama PT Martina Berto Tbk. Pada tahun yang sama, Martha Tilaar Group terpilih sebagai salah satu dari 55 perusahaan dunia yang menjadi anggota Global Compact LEAD Perserikatan Bangsa-Bangsa di Davos, Swiss.
Perusahaan juga menerima sejumlah penghargaan, antara lain Pioneer in Technology dari Kementerian Perindustrian pada 2012, penghargaan Green Leadership dalam Asia Responsible Entrepreneurship Awards 2012, serta Corporate Image Award pada 2013.
Pada 2015, bertepatan dengan usia ke-45 Martha Tilaar Group, PT Martina Berto Tbk meraih 1st Outstanding Corporate Innovation Award. Setahun kemudian, Martha Tilaar menerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari pemerintah Indonesia. Pada tahun yang sama, perusahaan juga memperoleh Sustainable Business Award dan Anugerah Abyudaya 2016, sementara Martha Tilaar Group menerima Family Business Award 2016 untuk kategori Building Family Reputation.