ilustrasi seorang profesional bisnis yang memeriksa dokumen keuangan (pexels.com/Proyek Saham RDNE)
Republikorp menaungi lebih dari 10 perusahaan dalam satu kelompok usaha. Beberapa di antaranya bergerak di bidang pertahanan, dirgantara, kendaraan, perkapalan, teknologi, logistik, properti, investasi, dan kesehatan.
Di sektor dirgantara, Republik Aero mengembangkan sistem untuk pesawat bermisi khusus dan kendaraan udara nirawak (UAV).
Republik Defence bergerak dalam pengembangan kendaraan lapis baja, artileri bergerak, dan sistem nirawak taktis.
Sementara Republik Armament memproduksi amunisi berbagai kaliber, senapan serbu, senjata api presisi, serta sistem senjata jarak jauh.
Di bidang kendaraan, Republik Motor mengembangkan kendaraan taktis modular melalui platform KSATRIA untuk kebutuhan jalan raya dan medan off-road.
Republik Palindo bergerak di bidang galangan kapal. Perusahaan tersebut menyebut telah memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun dan membangun serta menyerahkan lebih dari 200 kapal dan platform bawah permukaan untuk TNI Angkatan Laut, Badan Keamanan Laut (Bakamla), dan instansi lainnya.
Sektor teknologi dijalankan melalui Republik Technologies, yang mengembangkan sistem komunikasi terenkripsi, integrasi data, pengambilan keputusan, dan komando operasional.
Di bidang logistik, Republik Express menyediakan layanan ekspedisi untuk pengiriman kargo bermisi kritis dan memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun dalam logistik militer serta logistik khusus.
Republikorp juga memiliki Republik Manor yang bergerak dalam pengembangan properti dan lahan, Republik Capital yang berfokus pada investasi di sejumlah sektor, serta Republik Medika Farma yang bergerak di bidang alat kesehatan, perlengkapan medis, manufaktur farmasi, dan kebutuhan medis lainnya.