Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Profil Yosia Sugialam, CEO Paper.id yang Jadi Endeavor Entrepreneur
Yosia Sugialam, CEO Paper.id dalam peluncuran PaperXB. (Dok. Paper.id)
  • Yosia Sugialam, CEO Paper.id, resmi terpilih sebagai Endeavor Entrepreneur ke-96 lewat panel seleksi internasional di Vietnam karena dinilai berdampak besar dalam mendorong kewirausahaan berpengaruh tinggi.
  • Paper.id, berdiri sejak 2016, melayani lebih dari 100 ribu bisnis dengan solusi digitalisasi pembayaran B2B dan menggandeng berbagai bank besar melalui kemitraan strategis seperti PAPERCARD bersama BRI.
  • Pemilihan Yosia dilakukan oleh panelis global berpengalaman dari berbagai negara, menambah daftar tokoh startup Indonesia yang tergabung dalam jaringan Endeavor bersama pendiri eFishery, Kopi Kenangan, dan lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Yosia itu orang yang bikin Paper.id, tempat bayar dan kirim uang buat bisnis. Sekarang dia jadi orang hebat namanya Endeavor Entrepreneur karena kerja kerasnya bantu banyak usaha pakai cara digital. Banyak perusahaan besar pakai Paper.id. Yosia juga nanti ngomong di acara Indonesia Summit tahun 2026 tentang keamanan internet.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Yosia Sugialam, CEO dan Co-Founder Paper.id kini menyandang titel Endeavor Entrepreneur ke-96. Yosia Sugialam terpilih atas dasar dampak yang dihasilkan oleh Paper.id sesuai dengan misi Endeavor untuk mempromosikan "High-Impact Entrepreneurship".Dia terpilih melalui International Selection Panel (ISP) ke-98 yang diselenggarakan di Ha Long Bay, Vietnam pada 25-27 Maret 2024.

Endeavor Entrepreneur dipilih berdasarkan kriteria ketat dan komitmen mereka terhadap pertumbuhan bisnis yang berdampak tinggi. Mereka harus memiliki visi yang besar, kualitas kepemimpinan yang kuat, serta komitmen untuk berbagi pengetahuan dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan sesama penemu perusahaan rintisan untuk menciptakan ekosistem startup yang saling mendukung.

Executive Director Endeavor Indonesia, Devina Hartono, menyambut Yosia dengan antusias. Dia menilai Yosia tidak hanya mencerminkan sosok “founder” perusahaan rintisan yang inovatif dan luar biasa, namun juga seorang leader yang humble, sangat ingin menerima masukan dan bertumbuh secara perusahaan dan personal sehingga Yosia sangat sejalan dengan misi Endeavor. 

Indonesia Summit 2026.png


1. Mendorong digitalisasi bisnis secara menyeluruh

CEO & Co-Founder of Paper.id, Yosia Sugialam/Dok. paper.id

Dalam beragam kerja sama dan inovasi dalam perusahaan yang ia pimpin, Yosia Sugialam dinilai bertekad untuk mendorong digitalisasi bisnis secara menyeluruh di Indonesia. Atas perjalanan bisnisnya tersebut, Yosia pun dinobatkan oleh Endeavor. Ini merupakan pengakuan terhadap pencapaian dan visi Yosia yang sejalan dengan misi Endeavor secara global.

Yosia menilai kesadaran akan pentingnya solusi yang dapat menyederhanakan dan mempercepat proses pengelolaan invoice dan pembayaran bisnis semakin meningkat di kalangan para pemimpin perusahaan rintisan. Pasalnya, penagihan dan pembayaran merupakan dua aspek krusial dalam menjalankan transaksi bisnis. Keduanya seringkali menjadi hambatan yang signifikan bagi banyak perusahaan.

"Kendala-kendala seperti proses manual yang rumit, keterlambatan dalam pembayaran, serta risiko kesalahan administratif dapat berdampak besar pada arus kas perusahaan dan pertumbuhan bisnis," ujarnya.

2. Paper.id layani lebih dari 100 ribu bisnis

Co-Founder & CEO Paper Yosia Sugialam. (Dok. Paper).

Berdiri sejak 2016, Paper.id merupakan platform pembayaran digital B2B terbesar di Indonesia yang melayani lebih dari 100 ribu bisnis, termasuk J&T Cargo, Shipper, Kopi Kenangan, dan lainnya. Paper.id ditawarkan sebagai solusi yang meng-otomatisasi proses penagihan, pembayaran, hingga pembuatan laporan keuangan sederhana, dan akuntansi.

Paper.id membantu bisnis di Account Payable (AP) & Account Receivable (AR), baik klien yang ingin menerbitkan tagihan kepada kliennya maupun membayar pemasok. Dengan menggunakan Paper.id, proses penerbitan faktur (Invoice) dapat dilakukan secara digital, begitu juga dengan proses rekonsiliasinya. Pengguna juga dapat mengakses puluhan metode pembayaran, termasuk pembayaran melalui kartu kredit dan pendanaan berbasis invoice yang memberikan tempo pembayaran lebih panjang.

Paper.id juga memiliki beberapa kemitraan strategis, termasuk kerja sama co-brand dengan BRI (Bank Rakyat Indonesia) untuk meluncurkan PAPERCARD, yang merupakan kartu kredit Visa Platinum Bisnis pertama di Indonesia. Selain itu, Paper.id juga memiliki kemitraan dengan perbankan lainnya seperti UOB, Bank MNC, BNI, dan JCB.

3. Endeavor International Selection Panel

Yosia Sugialam, CEO dan Co-Founder Paper.id (dok. Endeavor)

Penjurian dalam Endeavor International Selection Panel dilakukan cukup ketat lewat keberadaan panelis yang kompeten dari mancanegara, seperti:

  • Christopher Schroeder (Venture Investor of Next Billion Ventures)
  • Vu Lam (CEO of Katalon - Endeavor Entrepreneur and Endeavor Vietnam Board Member)
  • Giang Pham (Co-Founder & CXO, Genetica - Endeavor Vietnam Board Member), Rob Coneybeer (Founder of Shasta Ventures)
  • Oliver Rippel (Co-Founder & Partner of Asia
    Partners)
  • Joanna Rees (Executive Chairman of West Global - Endeavor Global Board Member).

Yosia Sugialam sendiri terpilih atas dasar kesepakatan para panelis dan tim juri. Dengan bergabungnya Yosia Sugialam, hingga kini sudah ada 96 Endeavor Entrepreneur yang berhasil tercetak.

Beberapa founders yang sudah menjadi Endeavor Entrepreneur di antaranya pendiri dan CEO eFishery, Kopi Kenangan, Bobobox, Kitabisa.com, Paxel, Waresix, AwanTunai, Pinhome, Buttonscarves, serta lainnya.

4. Yosia menjadi speaker di Indonesia Summit 2026

Yosia Sugialam menjadi salah satu pembicara dalam sesi Code of Trust: Building a Credible Cybersecurity di Indonesia Summit 2026 by IDN Times yang digelar pada Rabu, 17 Juni 2026 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Indonesia Summit (IS) 2026 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air.

Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini bukan hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional. Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta.

Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di bit.ly/IS_26. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!

Editorial Team

Related Article