Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Purbaya Goda Toyota Pindahkan Fasilitasnya dari Thailand ke Indonesia

Purbaya Goda Toyota Pindahkan Fasilitasnya dari Thailand ke Indonesia
Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor LPS, Jakarta, Rabu (8/10/2025). (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Purbaya Yudhi Sadewa mendorong Toyota memindahkan fasilitas manufaktur utama dari Thailand ke Indonesia.
  • Pemerintah menawarkan berbagai insentif dan berupaya memperbaiki iklim investasi untuk menarik perusahaan asing.
  • Perizinan investasi akan dipercepat melalui koordinasi langsung dengan kementerian atau lembaga terkait.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendorong Toyota untuk memindahkan fasilitas manufakturnya dari Thailand ke Indonesia. Pemerintah siap memberikan berbagai insentif yang dibutuhkan agar perusahaan asal Jepang tersebut mempertimbangkannya.

Hal itu disampaikan di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dia menyapa perwakilan Toyota yang hadir dan menawarkan dukungan apabila perusahaan itu membawa pusat produksi utamanya ke Indonesia.

"Ya, kami juga akan mendukung Toyota, tetapi bawa manufaktur utama Anda dari Thailand ke Indonesia. Saya akan memberikan setiap insentif yang Anda inginkan," kata Purbaya saat menghadiri GIIAS, Selasa (4/8/2026).

1. Purbaya sebut Toyota enggan melakukannya

20260526_124244(3).jpg
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/5/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Purbaya menyebut Toyota kemungkinan belum akan bersedia memindahkan manufaktur utamanya dari Thailand ke Indonesia. Menurutnya, perusahaan tersebut sudah menjadikan Thailand sebagai basis produksi selama puluhan tahun.

Meski begitu, pemerintah tetap berupaya menarik investasi tersebut dengan menawarkan berbagai insentif. Purbaya mengatakan insentif akan diberikan apabila Toyota mulai membuka peluang untuk memindahkan fasilitas produksinya ke Indonesia.

"Tapi dia tidak akan melakukan itu, sudah puluhan tahun dia tidak mau. Namanya juga usaha ya. Tapi ke depan kalau Anda mulai begitu, saya akan kasih banyak insentif," paparnya.

2. Purbaya ungkap penyebab pusat produksi Toyota di Thailand

Toyota Thailand
Toyota Thailand

Purbaya mempertanyakan alasan Thailand menjadi pusat produksi Toyota di kawasan ASEAN, sementara Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar di kawasan. Dia menilai kondisi itu salah satunya terjadi karena faktor insentif dan iklim investasi di masa lalu.

"Ya kita kan negara paling besar di ASEAN, kenapa pusatnya di Thailand? Mungkin di masa lalu, kita tidak memberikan cukup insentif kepada investor asing, atau mungkin iklim investasi kita tidak baik," paparnya.

Purbaya mengatakan pemerintah akan serius memperbaiki iklim investasi dan menyediakan insentif yang memadai agar perusahaan asing tertarik memindahkan fasilitas produksinya ke Indonesia.

3. Pemerintah pangkas hambatan perizinan investasi

ilustrasi perizinan (freepik.com)
ilustrasi perizinan (freepik.com)

Selain menawarkan insentif, Purbaya mengatakan pemerintah akan mempercepat proses perizinan bagi investor. Dia mencontohkan langkah yang dilakukan saat memfasilitasi investasi Hyundai.

Menurut dia, seluruh kebutuhan perizinan Hyundai diurus melalui kantor pemerintah. Jika membutuhkan izin tertentu, pemerintah akan menghadirkan kementerian atau lembaga terkait agar proses berjalan lebih cepat.

Mulai dari izin investasi, impor barang, industri, hingga pajak akan dikoordinasikan langsung dengan instansi terkait. Melalui pola tersebut, Hyundai disebut dapat melakukan groundbreaking dalam waktu empat bulan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More