Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Proyek LRT City Mangkrak Tetap Dibangun usai Diguyur Duit Danantara
Pertemuan pemerintah dengan perwakilan pembeli apartemen mangkrak LRT City, Selasa (15/9/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • Pemerintah memastikan 12 proyek apartemen LRT City mangkrak tetap dibangun untuk menyelesaikan kewajiban kepada pembeli, didukung suntikan modal Danantara Rp456 miliar kepada ADCP.
  • Dua belas lokasi mencakup proyek yang sudah, sebagian, hingga belum dibangun; pemerintah akan memprioritaskan kelayakan dan penjualan terbanyak sambil menginventarisasi masalah konsumen hingga 1 Oktober.
  • Pertemuan final penyelesaian kewajiban ADCP dijadwalkan paling lambat 15 Oktober, sementara perwakilan pembeli meminta pengembalian dana dan pemerintah berkomitmen memastikan hak konsumen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah memastikan 12 titik apartemen LRT City yang mangkrak akan tetap dibangun dalam rangka penyelesaian kewajiban kepada pembeli yang hingga saat ini belum mendapatkan unitnya.

Proses itu dilakukan dengan komitmen Danantara Indonesia menyuntikkan dana senilai Rp456 miliar sebagai modal bagi PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) untuk menyelesaikan kewajiban kepada pembeli.

Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Aminudin Maruf usai bertemu dengan perwakilan pembeli apartemen LRT City yang mangkrak bersama dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait.

“Memang kita ada rencana membangun semuanya di 12 titik, di 12 lokasi,” kata Aminudin di Gedung BP BUMN, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

1. Ada apartemen yang belum dibangun sama sekali

Progres pembangunan LRT City Cibubur (dok. Adhi Commuter Properti)

Adapun Aminudin ditugaskan menjadi pengawas dari proses penyelesaian mangkraknya proyek LRT City tersebut. Aminudin mengatakan, 12 titik itu terdiri dari apartemen yang sudah terbangun, belum sepenuhnya terbangun, dan belum dibangun sama sekali.

Lokasinya tersebar di Tebet, Ciracas, Cibubur, Oase Park Ciputat, Green Avenue (Bekasi), Grand Central (Bogor), Cisauk, Adhi City (Sentul), dan sebagainya.

“Minggu ini sampai minggu depan saya rencana keliling lokasi itu. Nanti kita identifikasi mana yang pertama pasti yang paling layak untuk dilanjutkan. Yang kedua yang keterjualannya sudah paling banyak, pasti kita dahulukan. Tapi memang 12 lokasi itu kita mau bangun semuanya,” ucap Maruf.

2. Akan kembali gelar pertemuan dengan perwakilan konsumen LRT City

Desain LRT City Cibubur (dok. Adhi Commuter Properti)

Maruf mengatakan, sampai 1 Oktober mendatang, perwakilan konsumen akan mengumpulkan data inventarisasi masalah terkait mangkraknya proyek tersebut. Kemudian, pada pertengahan Oktober, pemerintah akan kembali menggelar pertemuan untuk menetapkan keputusan final terkait mekanisme penyelesaian kewajiban ADCP kepada pembeli.

“Kami akan melaksanakan pertemuan lagi paling lambat tanggal 15 Oktober, dan itu finalisasinya,” tutur Maruf.

3. Pembeli minta refund

Progres pembangunan LRT City Cibubur (dok. Adhi Commuter Properti)

Perwakilan konsumen LRT City, Ryan mengatakan, para konsumen yang terimbas mangkraknya proyek tersebut meminta agar dana yang sudah dibayarkan bisa dikembalikan alias refund. Menurut Ryan, berdasarkan komitmen Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, pemerintah akan memastikan agar konsumen mendapatkan haknya.

“Jadi tidak ada yang dispute kata Pak Dony Oskaria. Jadi kita akan buat faktanya seterang-terang mungkin dari semua konsumen yang ada,” ucap Ryan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article