PTK berhasil mengoperasikan dua kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) di luar negeri. (dok. Pertamina)
Untuk mendukung penanganan insiden, PTK menyiapkan 11 unit oil boom tipe permanen dengan total panjang 265 meter, empat unit oil boom tipe sea boom, serta personel penanggulangan tumpahan minyak (oil spill response).
PTK juga mengerahkan satu kapal tunda (tugboat) beserta kru, serta personel Marine dan kru kapal lainnya.
Amran mengatakan, tim gabungan berfokus pada pemadaman api di badan kapal, pemantauan kondisi dan posisi bentangan oil boom, serta kesiapsiagaan armada dan personel di lokasi kejadian.
“Kesiapsiagaan dan penerapan aspek HSSE merupakan bagian dari komitmen PTK dalam menjaga keselamatan pelayaran dan kelestarian lingkungan maritim. Kami juga mengapresiasi gerak cepat otoritas maritim dan instansi terkait sehingga evakuasi penumpang dan kru kapal dapat berjalan lancar,” kata Amran.