PU Desain Ulang 7 Titik Rawan Banjir di Daerah Aliran Sungai

- Dody mencatat kejadian bencana banjir, longsor, dan bencana lain di 69 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.
- Kementerian PU telah melaksanakan sekitar 25 kegiatan asesmen terhadap infrastruktur terdampak.
- Terkait bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pihaknya telah menurunkan sekitar 15 unit alat berat.
Jakarta, IDN Times - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyatakan pihaknya mulai melakukan desain ulang penanganan banjir di sejumlah daerah aliran sungai (DAS) rawan.
"Terdapat tujuh titik lokasi banjir yang hari ini sudah mulai kami desain ulang dan baik untuk penanganan cepat maupun penanganan secara permanen berkoordinasi dengan Pemda dan BPBD setempat," kata Dody di Gedung DPR RI, Jakarta dikutip Rabu (28/1/2026).
Menurutnya, desain ulang tersebut dilakukan di DAS Sungai Cilamaya Karawang dan Cibeet, kawasan Cikarang-Bekasi, Cipunagara Subang, serta Citarum Hilir.
1. Kementerian PU tangani bencana di 69 lokasi

Dody menjelaskan, hingga 25 Januari 2026, Command Center Kementerian PU mencatat kejadian bencana banjir, longsor, dan bencana lain yang tersebar di 69 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.
Lokasi tersebut meliputi Jawa, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Bali, Bangka Belitung, Maluku Utara, Banten, Riau, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Utara.
"Penanganan bencana telah dilaksanakan pada 69 lokasi tersebut. Kami memberikan support full kepada Basarnas dan BNPB," ujarnya.
2. Alat berat hingga pompa banjir dikerahkan

Kementerian PU telah melaksanakan sekitar 25 kegiatan asesmen terhadap infrastruktur terdampak. Kegiatan itu didukung pengerahan sekitar 21 unit alat berat dan material banjiran, 12 mobilisasi pompa banjir, serta dua kegiatan evakuasi warga.
"Serta dua kegiatan pembersihan longsoran, satu normalisasi sungai, dan dua suplai kebutuhan air bersih, serta empat penanganan tanggul yang jebol," kata Dody.
3. Respons longsor di Cisarua, Bandung Barat

Terkait bencana longsor yang baru terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Dody menyampaikan pihaknya telah menurunkan sekitar 15 unit alat berat.
Dukungan lain yang disiapkan meliputi tiga unit hidran umum, tujuh unit toilet, tujuh unit pompa alkon berkapasitas 16 liter per detik, serta satu unit mobil tangki air.
"Semua kami koordinasikan dari waktu ke waktu dengan Basarnas. Kami disuruh standby, kami standby. Kami disuruh kerja, kami kerja," kata dia.


















