Ilustrasi pajak (freepik.com)
Adapun realisasi penerimaan pajak hingga 30 Juni 2026 tumbuh 24,6 persen, dibandingkan tahun lalu menjadi Rp1.035,7 triliun. Jika dibandingkan dengan target pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, jumlah itu setara 43,9 persen. Adapun, target penerimaan pajak tahun 2026 dipatok sebesar Rp2.357,7 triliun.
Pada semester 1-2026 atau hingga Juni, pertumbuhan penerimaan pajak terbesar berasal dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Penerimaan dari kelompok pajak tersebut mencapai Rp380 triliun atau melonjak 42,2 persen yoy.
Selanjutnya, penerimaan Pajak Penghasilan (PPH) badan beserta setoran deposit mencapai Rp196,1 triliun atau tumbuh 28,6 persen. Sementara itu, PPh orang pribadi, PPh Pasal 21, dan deposit PPh Pasal 21 terkumpul Rp146 triliun atau meningkat 13,6 persen
Adapun penerimaan PPh final, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 26 mencapai Rp 159,9 triliun atau tumbuh 1,4 persen. Penerimaan pajak lainnya tercatat sebesar Rp 153,8 triliun dengan pertumbuhan 22,7 persen.