Comscore Tracker

Astra International Bagi-Bagi Dividen Sampai Triliunan Rupiah 

Total dividen Astra International mencapai Rp4,6 triliun

Jakarta, IDN Times - PT Astra International Tbk memutuskan membagikan dividen sebanyak 28,5 persen dari total laba bersih konsolidasian tahun 2020 sebesar Rp16,1 triliun.

Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Astra International pada Kamis (22/4/2021).

1. Pembagian dividen dengan total lebih dari Rp4 triliun

Astra International Bagi-Bagi Dividen Sampai Triliunan Rupiah google

Dengan demikian, dividen yang dibagikan Astra International tahun ini mencapai Rp4,6 triliun. Sementara itu, sebesar 71,5 persen sisanya atau sekitar Rp11,5 triliun bakal digunakan sebagai saldo laba ditahan.

"RUPST memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp114 per lembar saham atau dengan total Rp4,6 triliun," kata Presiden Direktur Astra International, Djony Bunarto Tjondro, dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: Astra International yakin Relaksasi PPnBM Dongkrak Penjualan

2. Dividen dibayarkan pada akhir Mei 2021

Astra International Bagi-Bagi Dividen Sampai Triliunan Rupiah www.astra.co.id

Lebih lanjut Djony menambahkan, dari dividen tunai yang dibayarkan termasuk dividen interim sebesar Rp27 per lembar saham dengan total Rp1,09 triliun sudah dibayarkan pada 27 Oktober 2020 silam.

"Sehingga sisanya sebesar Rp87 per lembar saham dengan nilai total Rp3,5 triliun akan dibayarkan pada 25 Mei 2021 kepada pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal 4 Mei 2021 pukul 16.00 WIB," ujar dia.

3. Agenda RUPST Astra International selain pembagian dividen

Astra International Bagi-Bagi Dividen Sampai Triliunan Rupiah googlenews.com

Selain memutuskan pembagian dividen, RUPST Astra International tahun 2021 juga menyepakati atau menerima pengunduran diri Mark Spencer Greenberg dari posisi komisaris perseroan.

Dengan begitu, susunan anggota Dewan Komisaris Astra International berubah menjadi seperti berikut.

Presiden Komisaris: Prijono Sugiarto
Komisaris Independen: Sri Indrastuti Hadiputranto
Komisaris Independen: Rahmat Waluyanto
Komisaris Independen: Apinont Suchewaboripont
Komisaris: Anthony John Liddell Nightingale
Komisaris: Benjamin William Keswick
Komisaris: John Raymond Witt
Komisaris: Stephen Patrick Gore
Komisaris: Benjamin Birks

Baca Juga: PT Toyota-Astra Motor Siapkan Line-Up Battery Electric Vehicle

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya