Jakarta, IDN Times - Tahun 2025 dianggap sebagai periode menantang oleh masyarakat Indonesia, terutama dari sisi kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan. Kendati begitu, di tengah tekanan tersebut kepercayaan konsumen menunjukkan tanda-tanda penguatan menjelang akhir tahun, yang menandakan munculnya optimisme baru terhadap arah perekonomian nasional.
Temuan ini disampaikan dalam laporan terbaru Ipsos, salah satu perusahaan riset pasar terkemuka di dunia, bertajuk “Ipsos Bright Horizons Insights 2026.”
Studi Ipsos menunjukkan, persepsi negatif terhadap kondisi ekonomi sepanjang 2025 tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan merupakan fenomena global. Meski demikian, Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan sentimen publik yang lebih cepat dibandingkan rata-rata global, khususnya menjelang akhir 2025.
