Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rosan Ungkap BUMN Kelola 75 RS, Mayoritas Kinerjanya Buruk

WhatsApp Image 2025-06-30 at 11.30.02.jpeg
Wisma Danantara Indonesia (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Intinya sih...
  • BUMN kelola 75 RS mayoritas kinerjanya buruk
  • Privatisasi hingga likuidasi perusahaan yang buruk
  • Sudah tutup 1.000 perusahaan dalam 3 bulan demi tingkatkan produktivitas BUMN
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Danantara masih melanjutkan rencana konsolidasi BUMN untuk memangkas jumlahnya dari 1.034 perusahaan menjadi 200-300 perusahaan. Konsolidasi dilakukan untuk meningkatkan efisiensi.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani membeberkan banyaknya bisnis BUMN yang beroperasi dengan kinerja buruk. Misalnya, rumah sakit (RS) yang dikelola oleh BUMN.

“Kami memiliki 75 rumah sakit, dan sebagian besar beroperasi dengan buruk,” kata Rosan dalam CNA Summit 2026, Kamis (5/2/2026).

1. Bakal terus lakukan privatisasi hingga likuidasi

Kantor pusat Kementerian BUMN. (IDN Times/VadhiaLidyana)
Kantor pusat Kementerian BUMN. (IDN Times/VadhiaLidyana)

Selain rumah sakit, Rosan membeberkan BUMN juga mengelola 137 hotel. Dia mengatakan, untuk melaksanakan konsolidasi, Danantara akan terus melakukan privatisasi hingga likuidasi BUMN yang kinerjanya buruk.

“Kita berharap akan melakukan privatisasi, atau langsung menutup beberapa (perusahaan),” tutur Rosan.

2. Sudah tutup 1.000 perusahaan dalam 3 bulan

20260204_180329.jpg
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Perkasa Roeslani. (IDN Times/Trio Hamdani)

Rosan mengatakan, Danantara kini telah berhasil menutup sekitar 100 perusahaan dalam 3 bulan. Langkah itu diambil agar perusahaan pelat merah fokus ke bisnis inti mereka.

“Kita sebenarnya ingin mereka kembali ke inti bisnisnya,” ucap Rosan.

3. Demi tingkatkan produktivitas BUMN

WhatsApp Image 2025-06-30 at 11.30.02 (1).jpeg
Wisma Danantara Indonesia (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dengan berbagai opsi konsolidasi itu, Danantara mengincar perbaikan pada kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, Danantara berharap kualitas sumber daya manusia (SDM) di perusahaan pelat merah juga meningkat.

“Kami bisa mengurangi jumlah perusanaan menjadi 300 untuk produktivitas yang lebih baik, efisiensi, dan juga SDM,” ucap Rosan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Business

See More

5 Kesalahan Mindset yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula

06 Feb 2026, 22:00 WIBBusiness