Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rupiah Anjlok ke Rp17.861, Isu Rebalancing MSCI dan IKK Jadi Pemicu
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
  • Rupiah melemah 106 poin atau 0,60 persen dan ditutup pada Rp17.861 per dolar AS.
  • Pasar mencermati tinjauan MSCI serta penurunan Indeks Keyakinan Konsumen dari Juni ke Juli 2026.
  • Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan berpotensi melemah pada perdagangan Rabu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
September 2025

IKK berada di angka 115.

Januari 2026

IKK berada di level 127 pada posisi awal tahun.

Juni 2026

IKK tercatat di level 117,8.

Juli 2026

IKK turun menjadi 116,8, yang disebut sebagai level terendah sejak September 2025.

Selasa (11/8/2026) sore

Rupiah melemah 106 poin atau 0,60 persen ke Rp17.861 per dolar AS pada penutupan perdagangan.

12 Agustus 2026

Agenda tinjauan MSCI dijadwalkan berlangsung. Rupiah juga diproyeksikan bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu.

setelah 31 Agustus

Perubahan penyeimbangan ulang portofolio saham MSCI akan mulai berlaku.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rupiah melemah 106 poin atau 0,60 persen ke Rp17.861 per dolar AS.
  • Who?
    Rupiah, investor, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi, Presiden Prabowo Subianto, dan Destry Damayanti terlibat dalam perkembangan ini.
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Pada penutupan perdagangan Selasa (11/8/2026) sore.
  • Why?
    Pasar waspada terhadap tinjauan MSCI dan investor merespons negatif penurunan Indeks Keyakinan Konsumen.
  • How?
    Rupiah turun dari Rp17.755 menjadi Rp17.861 per dolar AS, sementara tekanan sedikit tertahan oleh pengajuan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Uang rupiah turun nilainya saat ditukar dengan dolar AS. Rupiah menjadi Rp17.861 untuk satu dolar. Ibrahim Assuaibi bilang orang di pasar sedang waspada karena ada tinjauan MSCI dan angka keyakinan konsumen turun. Besok, rupiah diperkirakan masih bisa bergerak naik turun dan mungkin melemah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tekanan pada rupiah disebut sedikit tertahan setelah Presiden Prabowo Subianto mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI. Langkah tersebut meredakan kekhawatiran pelaku pasar mengenai isu kepemimpinan bank sentral. Di tengah perhatian terhadap MSCI dan IKK, perkembangan itu menjadi faktor yang dicermati pasar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah tercatat mengalami pelemahan tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Selasa (11/8/2026) sore.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 106 poin atau 0,60 persen ke level Rp17.861 per dolar AS. Angka tersebut anjlok dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.755 per dolar AS.

1. Isu rebalancing MSCI buat pasar waspada

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyatakan pasar bersikap waspada terhadap agenda tinjauan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dijadwalkan pada 12 Agustus 2026. Penyesuaian atau penyeimbangan ulang (rebalancing) portofolio saham akan mulai berlaku setelah 31 Agustus.

"Pasar bersikap waspada terhadap agenda tinjauan MSCI untuk bulan Agustus 2026 yang dijadwalkan pada 12 Agustus 2026, di mana perubahan penyeimbangan ulang (rebalancing) akan mulai berlaku setelah 31 Agustus," katanya.

2. Penurunan keyakinan konsumen turut beri tekanan

Di sisi lain, Ibrahim mengungkapkan investor juga merespon negatif rilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) terbaru yang menunjukkan penurunan dari level 117,8 pada Juni 2026 menjadi 116,8 pada Juli 2026.

Capaian IKK Juli 2026 di level 116,8 merupakan yang terendah sejak September 2025 yang berada di angka 115. Survei bulanan yang dilakukan oleh BI itu mengukur optimisme serta keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi mereka terhadap masa depan.

"Apabila dibandingkan dengan posisi awal tahun atau Januari 2026 (127), IKK sudah mengalami penurunan 10,2 poin," tuturnya.

3. Rupiah diproyeksikan lanjut melemah pada Rabu

Menurutnya, tekanan sedikit tertahan oleh langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI, sehingga meredakan kekhawatiran pelaku pasar terkait isu kepemimpinan bank sentral.

Dia memproyeksikan untuk perdagangan Rabu (12/8/2026), dia memproyeksikan mata uang rupiah masih akan bergerak fluktuatif tetapi berpotensi ditutup melemah dalam kisaran rentang Rp17.860 hingga Rp17.970 per dolar AS.

Curated For You

Editorial Team

Related Article