Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
  • Rupiah dibuka melemah 37 poin atau 0,21 persen ke Rp17.731 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 16 September 2026.
  • Mata uang Asia bergerak variatif, dengan baht Thailand, rupee India, won Korea, dan yen Jepang tercatat melemah terhadap dolar AS.
  • Analis memproyeksikan rupiah tertekan oleh kenaikan yield obligasi AS dan harga minyak, sementara sentimen domestik mendukung; pergerakan diperkirakan Rp17.600-Rp17.750 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
kemarin

Rupiah ditutup pada level yang kemudian dibandingkan dengan pembukaan perdagangan berikutnya.

Rabu (16/9/2026)

Rupiah dibuka melemah ke Rp17.731 per dolar AS di pasar spot, turun 37 poin atau 0,21 persen dari penutupan sebelumnya.

hari ini

Lukman Leong memproyeksikan rupiah kembali tertekan akibat kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan harga minyak dunia. Rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp17.600-Rp17.750 per dolar AS.

malam ini

Investor mengantisipasi sikap hawkish The Fed dalam pertemuan FOMC yang berlangsung malam ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rupiah di pasar spot dibuka melemah ke Rp17.731 per dolar AS, turun 37 poin atau 0,21 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Who?
    Pelaku pasar valuta asing, investor, serta analis Doo Financial Futures Lukman Leong memantau pergerakan rupiah terhadap dolar AS.
  • Where?
    Pergerakan terjadi di pasar spot nilai tukar rupiah di Indonesia, dengan rujukan terhadap dolar Amerika Serikat.
  • When?
    Rupiah dibuka melemah pada perdagangan Rabu, 16 September 2026.
  • Why?
    Tekanan dipicu kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan harga minyak dunia, yang mendorong antisipasi sikap hawkish Federal Reserve dalam pertemuan FOMC.
  • How?
    Rupiah melemah saat sentimen eksternal mendominasi; Lukman Leong memperkirakan pergerakannya hari ini berada dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rupiah pagi ini jadi lebih lemah. Satu dolar Amerika harganya Rp17.731. Kemarin rupiah lebih kuat sedikit. Uang di beberapa negara Asia juga ada yang melemah. Pak Lukman bilang rupiah mungkin masih tertekan hari ini. Harga minyak dan uang dolar yang menarik investor membuat rupiah susah. Rupiah diperkirakan ada di Rp17.600 sampai Rp17.750.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Meski rupiah dibuka melemah, fondasi domestik dinilai tetap mendukung karena data ekonomi terbaru menunjukkan kondisi perekonomian Indonesia terjaga. Pergantian Menteri Keuangan pun belum memberi tekanan signifikan. Di tengah dominasi sentimen global dan pergerakan mata uang Asia yang variatif, proyeksi rentang perdagangan memberikan gambaran arah pasar yang terukur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada level Rp17.731 per dolar AS pada perdagangan Rabu (16/9/2026)

Berdasarkan Bloomberg, rupiah melemah hingga 37 poin atau 0,21 persen dibandingkan penutupan kemarin.

1. Rincian mata uang di kawasan Asia bergerak variatif

Sejumlah mata uang di Asia bergerak variatif, rinciannya:

Bath Thailand melemah 0,04 persen

Rupee India melemah 0,40 persen

Won Korea melemah 7,67 persen

Yen Jepang melemah 0,33 persen

2. Rupiah akan tertekan hari ini

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (16/9/2026).

Tekanan terhadap rupiah datang di tengah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan harga minyak dunia.

"Kondisi tersebut mendorong investor mengantisipasi sikap hawkish Federal Reserve (The Fed) dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung malam ini," tegasnya.

3. Sentimen eksternal mendominasi pergerakan rupiah hari ini

Menurut Lukman, kenaikan yield obligasi AS membuat aset berbasis dolar AS relatif lebih menarik bagi investor. Sementara itu, kenaikan harga minyak dunia turut meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi, yang dapat memengaruhi arah kebijakan moneter The Fed.

Sentimen domestik dinilai masih cukup mendukung pergerakan rupiah, seiring sejumlah data ekonomi terbaru yang menunjukkan kondisi perekonomian Indonesia tetap terjaga.

"Pergantian Menteri Keuangan juga dinilai belum memberikan tekanan signifikan terhadap rupiah. Namun, sentimen eksternal masih menjadi tantangan utama bagi pergerakan mata uang Garuda," tegasnya.

Dengan sentimen tersebut, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.600-Rp17.750 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Editorial Team

Related Article