Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rupiah Dibuka Perkasa ke Rp17.698 per Dolar AS
Ilustrasi dolar AS (freepik.com/jcomp)
  • Rupiah dibuka menguat 46 poin atau 0,26 persen ke Rp17.698 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026.
  • Meredanya aksi demonstrasi dinilai mengurangi kekhawatiran investor terhadap risiko domestik, meski analis memperkirakan ruang penguatan rupiah tetap terbatas.
  • Investor menanti pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole; rupiah diproyeksikan bergerak pada kisaran Rp17.700-Rp17.800 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka mengguat pada level Rp17.698 per dolar AS pada perdagangan Jumat (28/8/2026)

Berdasarkan Bloomberg, rupiah dibuka menguatpoi 46 poin atau 0,26 persen dibandingkan penutupan kemarin.

1. Pergerakan mata uang di Asia pagi ini

Mayoritas mata uang di Asia bergerak variatif, rinciannya:

  • Bath Thailand melemah 0,17 persen

  • Ringgit Malaysia menguat 0,13 persen

  • Yuan China melemah 0,03 persen

  • Rupee India melemah 0,14 persen

  • Pesso Filipina melemah 0,52 persen

  • Won Korea menguat 0,28 persen

  • Dolar Taiwan menguat 0,25 persen

  • Dolar Singapura menguat 0,04 persen

2. Rupiah menguat karena demo berakhir

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memproyeksikan nilai tukar rupiah berpeluang menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Meredanya aksi demonstrasi menjadi salah satu sentimen positif bagi pergerakan rupiah.

Analis pasar Lukman Leong mengatakan, berakhirnya demo dapat mengurangi kekhawatiran investor terhadap risiko domestik. Namun, ruang penguatan rupiah diperkirakan masih terbatas.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS menyusul berakhirnya demo kemarin. Namun penguatan diperkirakan terbatas," ujar Lukman.

3. Investor cenderung wait and see nantikan pidato Gubernur The Fed

Ia menjelaskan Pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh menjadi perhatian pasar karena berpotensi memberikan sinyal mengenai arah kebijakan moneter The Fed. Sejumlah pelaku pasar memperkirakan pidato tersebut dapat bernada hawkish, sehingga berpotensi kembali menopang dolar AS.

"Investor cenderung wait and see menantikan pidato Warsh di Jackson Hole," kata Lukman.

Dengan mempertimbangkan sentimen tersebut, Lukman memperkirakan rupiah pada perdagangan hari ini bergerak dalam rentang Rp17.700-Rp17.800 per dolar AS.

Curated For You

Editorial Team

Related Article