Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Modal Asing Rp262 M Cabut, Efek Demo 27 Agustus?

Modal Asing Rp262 M Cabut, Efek Demo 27 Agustus?
Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
  • Investor asing mencatat net sell Rp262,11 miliar pada 27 Agustus 2026, sementara perdagangan BEI didominasi investor domestik dengan porsi 72 persen.
  • IHSG berbalik menguat 1,81 persen ke 6.521,75 setelah sempat melemah saat pembukaan; 578 saham naik, dengan nilai transaksi mencapai Rp13,62 triliun.
  • Kiwoom Research menilai penjualan asing bukan eksodus akibat demo, melainkan risk-off domestik dan profit taking; demo DPR yang berakhir damai turut meredakan premi risiko politik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp262,11 miliar pada perdagangan kemarin, Kamis (27/8/2026), seiringan dengan aksi demonstrasi di Gedung DPR RI.

Berdasarkan statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), komposisi perdagangan kemarin masih didominasi investor domestik dengan porsi 72 persen, dan asing 28 persen.

Investor domestik mencatatkan aksi beli Rp9,98 triliun, dan aksi jual Rp9,72 triliun. Lalu, investor asing mencatatkan aksi beli Rp3,69 triliun, dan aksi jual Rp3,95 triliun.

  1. 1. IHSG tetap menguat di tengah sentimen demo DPR

    Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
    Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

    Pada pembukaan perdagangan kemarin, IHSG sempat melemah 15,34 poin atau 0,24 persen ke level 6.390,35. Namun, tak lama setelah pembukaan, IHSG melambung ke level 6.400-an.

    Penguatan IHSG berlanjut sampai penutupan, dengan naik 116 poin atau 1,81 persen ke 6.521,75.

    IHSG bergerak di rentang 6.376,65 - 6.521,75. Investor tercatat membukukan transaksi sebesar Rp13,62 triliun dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 35,21 miliar lembar saham dan frekuensi sebanyak 1,95 juta kali.

    Selain itu, sebanyak 578 saham yang menguat, hanya 103 saham melemah, dan 282 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.

  2. 2. Demo bukan jadi pendorong modal asing cabut

    Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dalam aksi demo 27 Agustus di depan Gedung DPR RI. (IDN Times/Irfan Fathurohman)
    Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dalam aksi demo 27 Agustus di depan Gedung DPR RI. (IDN Times/Irfan Fathurohman)

    Berdasarkan catatan Kiwoom Research, pada H-1 demo, yakni Rabu, (26/8/2026), investor asing telah membukukan net sell senilai Rp201,1 miliar.

    Meski begitu, Head of Research Kiwoom Research, Liza Camelia Suryanata mengatakan angka itu belum mencerminkan foreign exodus.

    “Nilainya masih relatif kecil dibanding besarnya koreksi indeks, sehingga sell-off kemarin lebih kelihatan sebagai kombinasi domestic risk-off, profit taking & antisipasi terhadap kemungkinan demo hari ini berkembang lebih besar,” tutur Liza.

    Kiwoom Research melihat, arus modal keluar juga masih selektif. Beberapa saham berkapitalisasi besar (big caps) masih mencatat net buy, sementara tekanan jual terkonsentrasi di beberapa nama lainnya.

    “Begitu worst-case scenario (terkait demonstrasi) hari ini ternyata tidak terjadi, ruang untuk technical rebound, bargain hunting & repositioning otomatis terbuka cukup besar,” ujar Liza.

    Di sisi lain, saat IHSG naik sampai sesi I kemarin, asing masih tercatat net sell.

    “Jadi kenaikan hari ini belum bisa dibaca sebagai foreigners suddenly love Indonesia again,” kata Liza.

    Menurut Kiwoom, pergerakan IHSG lebih didominasi reaksi cepat investor domestik, terutama saat terjadi ketidakpastian politik. Sementara, asing masih cenderung wait & see.

  3. 3. IHSG berhasil rebound

    Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
    Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

    Secara keseluruhan, pergerakan IHSG kemarin dinilai rebound cukup kencang, setelah ditutup melemah pada Rabu, (26/8) lalu.

    Kiwoom Research menilai pergerakan IHSG kemarin bukan datang dari satu faktor saja. Meski begitu, berakhirnya aksi demo di DPR dengan damai menjadi salah satu katalis utama yang menghilangkan sebagian political risk premium yang sehari sebelumnya sempat dibebankan ke pasar.

    “Aksi AMPB hari ini akhirnya berakhir setelah pimpinan DPR memberikan komitmen tertulis untuk menyelesaikan RUU Perampasan Aset,” ujar Liza.

Share Article

Curated For You

Editorial Team

Related Articles

See More