Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Data AS Jadi Penopang

Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Data AS Jadi Penopang
ilustrasi rupiah menguat (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya sih...
  • Data manufaktur AS dorong pelemahan dolar
  • Data perdagangan Indonesia masih jadi penahan
  • Rupiah diperkirakan bergerak terbatas hari ini
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah tercatat menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Selasa (6/1/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp16.741 per dolar AS.

Hingga pukul 09.05 WIB, rupiah bergerak ke posisi Rp16.737 per dolar AS, menguat sekitar 3 poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp16.740 per dolar AS. Pagi ini, rupiah bergerak di rentang Rp16.735,5 hingga Rp16.742,5 per dolar AS.

1. Data manufaktur AS dorong pelemahan dolar

Pengamat pasar uang Lukman Leong menilai penguatan rupiah didorong oleh melemahnya dolar AS setelah rilis data manufaktur AS yang lebih rendah dari perkiraan pasar.

Hal itu membuat tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, sedikit mereda. Pelemahan data manufaktur biasanya mencerminkan perlambatan aktivitas industri, yang berpotensi mengurangi ruang pengetatan kebijakan moneter di AS.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah setelah data manufaktur yang lebih lemah dari harapan," katanya.

2. Data perdagangan Indonesia masih jadi penahan

Meski menguat, Lukman menilai pergerakan rupiah masih terbatas. Dia menyebut data perdagangan Indonesia yang dirilis pada Senin (5/1) dinilai mengecewakan pasar dan masih membebani sentimen domestik.

"Penguatan akan terbatas, secara data perdagangan Indonesia mengecewakan yang dirilis Senin masih membebani," paparnya.

3. Rupiah diperkirakan bergerak terbatas hari ini

Untuk perdagangan hari ini, Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kisaran Rp16.700 hingga Rp16.800 per dolar AS.

Sementara itu, dalam 52 minggu terakhir, pergerakan dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran Rp16.079 hingga Rp17.224 per dolar AS. Secara year to date (ytd) atau sejak awal tahun, dolar AS masih mencatat penguatan sekitar 0,38 persen terhadap rupiah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

5 Tips agar Keuangan Tetap Aman Meski Selalu Tampil Stylish

07 Jan 2026, 21:21 WIBBusiness