Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Blok Masela Mandek Bertahun-tahun, Purbaya Beri Perlakuan Spesial

Blok Masela Mandek Bertahun-tahun, Purbaya Beri Perlakuan Spesial
Sidang debottlenecking di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (24/2/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
  • Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti proyek Blok Masela yang mandek puluhan tahun dan menegaskan pemerintah akan segera mencari solusi untuk mempercepat realisasi investasi besar tersebut.
  • Proses perizinan lingkungan yang sebelumnya berbelit kini dipercepat, dengan izin utama berhasil diterbitkan pada awal tahun sebagai langkah penting menuju kelanjutan proyek.
  • Purbaya memberi perlakuan khusus bagi investor Inpex agar bisa melapor langsung kepadanya, memastikan hambatan birokrasi cepat diselesaikan dan progres Amdal mencapai sekitar 90 persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti proyek investasi raksasa Inpex di Lapangan Abadi Masela yang tak kunjung rampung selama puluhan tahun. Purbaya mengaku sudah mendengar rencana proyek tersebut sejak tujuh tahun lalu, namun hingga kini realisasinya belum terlihat.

Dia menegaskan pemerintah akan segera mencari solusi untuk memecahkan hambatan yang ada di proyek tersebut.

"Ini udah puluhan tahun kelihatannya nih, saya udah denger aja dari tujuh tahun yang lalu sampai sekarang belum jadi-jadi. Jadi kita pengin tahu apa masalahnya dan akan kita coba pecahkan secepatnya," katanya dalam sidang debottlenecking di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (24/2/2026).

1. Perizinan lingkungan langsung dikebut

Ilustrasi hulu migas (Dok. SKK Migas)
Ilustrasi hulu migas (Dok. SKK Migas)

Purbaya mengungkapkan lambatnya progres Blok Masela selama ini disebabkan oleh proses perizinan yang sangat berbelit. Namun, dia mencatat adanya kemajuan signifikan pada Januari dan Februari ini, di mana izin terkait lingkungan hidup akhirnya berhasil dikeluarkan.

"Itu semuanya dipercepat karena mereka tahu mau dibawa ke sini (sidang debottlenecking). Jadi mereka percepat semua," ujarnya.

2. Investor Masela bisa langsung lapor ke Purbaya

20260224_130401.jpg
Sidang debottlenecking di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (24/2/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Guna memastikan proyek tidak kembali mangkrak, Purbaya memutuskan untuk memberikan perlakuan khusus untuk menerima laporan rutin dari pihak investor Blok Masela. Dia akan memperlakukan Inpex dan mitra konsorsiumnya sebagai investor spesial.

"Mereka bisa lapor gitu, secara reguler kapan pun. Nanti kita beresin di sini. Jadi saya akan perlakukan mereka sebagai investor spesial," kata Purbaya.

Jadi, jika ditemukan kendala di lapangan, investor bisa langsung melapor ke timnya untuk dibereskan di satu tempat. Purbaya juga berkomitmen memanggil kementerian terkait jika ada hambatan birokrasi yang mengganggu jalannya proyek.

3. Purbaya heran proses amdal tak dituntaskan sekaligus

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Triyan)

Terkait dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Purbaya menyebutkan prosesnya saat ini sudah hampir tuntas. Namun dia sempat mempertanyakan detail teknis mengenai Amdal lanjutan.

"Amdal udah selesai katanya sekarang. Tapi nanti yang lanjutannya. Saya nggak tahu tadi juga bingung, amdal lanjutan tuh seperti apa," tuturnya.

Doa memperkirakan progres keseluruhan izin lingkungan tersebut sudah menyentuh angka 90 persen. Purbaya optimistis dengan monitoring ketat yang dilakukan pemerintah, investor dapat bergerak lebih cepat menuju tahap pembangunan fisik.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More