Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Alasan Ini Bikin Dompet Digital Banyak Dipakai Masyarakat

3 Alasan Ini Bikin Dompet Digital Banyak Dipakai Masyarakat
ilustrasi penggunaan dompet digital (unsplash.com/@claybanks)
Intinya Sih
  • Penggunaan dompet digital makin masif dan jadi bagian dari gaya hidup masyarakat, menurut riset Ipsos yang dilakukan pada Januari 2026 di berbagai wilayah Indonesia.
  • Hasil survei menunjukkan 86 persen responden memakai dompet digital untuk belanja online, menandakan tren transaksi daring terus meningkat setiap tahun.
  • Sebanyak 77 persen responden menggunakannya untuk membeli makanan dan minuman, serta 69 persen untuk membayar kebutuhan rutin seperti listrik dan BPJS karena kemudahan dan keamanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Seiring berkembangnya zaman, penggunaan dompet digital atau digital wallet kian masif di kalangan masyarakat dan telah menjadi bagian dari gaya hidup mereka. Tak heran jika kemudian Ipsos sebagai salah satu perusahaan riset pasar terkemuka di dunia melakukan studi terkait tren perilaku masyarakat dalam menggunakan dompet digital.

"Kita melihat sekarang digital wallet juga seperti produk-produk dan digital lainnya itu menurut kita sekarang sudah menjadi bagian dari lifestyle-nya masyarakat. Jadi apapun yang menjadi keseharian mereka di aktivitas mereka, itu tidak akan pernah terlepas dari produk-produk digital, termasuk di dalamnya digital wallet ini," tutur Executive Director Ipsos Indonesia, Andi Sukma dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Untuk diketahui, riset Ipsos terkait dompet digital dilakukan pada Januari 2026 dengan menargetkan masyarakat berjenis kelamin laki-laki dan perempuan berusia 17-45 tahun. Adapun survei dilakukan secara online dengan persebaran di Jabodetabek, luar Jabodetabek, dan di luar Pulau Jawa.

Dari hasil riset Ipsos, ditemukan tiga alasan besar mengapa masyarakat menggunakan dompet digital dalam kehidupan sehari-harinya.

1. Belanja online

Ilustrasi belanja online
Ilustrasi belanja online (Pexels.com/AS Photography)

Sebanyak 86 persen responden menyatakan menggunakan dompet digital untuk belanja online.

Andi mengatakan, angka tersebut menjadi bukti jika tren belanja online di Indonesia terus meningkat tiap tahunnya.

"Mereka lebih banyak menggunakan produk-produk e-wallet sebagai pembayaran dalam online transaction atau online shopping mereka," ujar Andi.

2. Membeli makanan dan minuman

Ilustrasi QRIS Tap Soundboxe Netzme
Ilustrasi QRIS Tap Soundboxe Netzme (IDN Times/Pitoko)

Kemudian sebanyak 77 persen responden menyatakan menggunakan dompet digital untuk membeli makanan dan minuman.

Andi menjelaskan, terkait itu ada dua konteks yang dilakukan oleh pengguna dompet digital.

"Pertama, mereka membeli menggunakan metode online, mereka mengunjungi merchant. Kemudian setelah itu mereka melakukan transaksi pembelian dan menggunakan pembayaran menggunakan e-wallet, menggunakan QRIS dan sebagainya," tutur Andi.

Selain itu, pengguna biasanya juga menggunakan aplikasi-aplikasi yang menyediakan produk makanan dan minuman secara online menggunakan platform.

3. Pembayaran kebutuhan sehari-hari

Ilustrasi logo BPJS Kesehatan.
Ilustrasi logo BPJS Kesehatan. (stikessehati.ac.id)

Berikutnya sebanyak 69 persen pengguna dompet digital mengaku memakai dompet digital untuk pembayaran kebutuhan sehari-hari.

"Ini biasanya kalau kita bilang misalnya token listrik, kemudian misalnya ada iuran-iuran, misalnya BPJS dan sebagainya. Sifatnya regular dan tetap mereka lakukan pembayaran itu menggunakan e-wallet karena mungkin beberapa hal dari sisi simplicity-nya, kemudian dari sisi keamanan dan sebagainya," tutur Andi.

Share
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More