Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Bayang-bayang Perang Menghantui

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Bayang-bayang Perang Menghantui
ilustrasi rupiah menguat (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Rupiah pagi ini menguat tipis ke level Rp16.895 per dolar AS, naik 16 poin atau sekitar 0,09 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Pengamat menilai penguatan rupiah masih rapuh akibat skeptisme perdamaian di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah yang menekan nilai tukar.
  • Harga minyak dunia diperkirakan tetap tinggi hingga 2027, sementara rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp16.850–Rp16.950 per dolar AS sepanjang perdagangan Kamis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah terpantau menunjukkan sedikit tenaga di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (26/3/2026). Rupiah menguat tipis dibandingkan penutupan sebelumnya.

​Merujuk pada data Bloomberg per pukul 09.17 WIB, rupiah berada di level Rp16.895 per dolar AS. Posisi tersebut menunjukkan penguatan 16 poin atau sekitar 0,09 persen.

1. Skeptisme damai di Timur Tengah jadi batu sandungan

​Meskipun menguat pagi ini, pengamat pasar uang Lukman Leong mengingatkan posisi rupiah masih rawan melemah karena munculnya rasa tidak percaya atau skeptisme di kalangan investor terkait perdamaian di kawasan Timur Tengah.

​Selain faktor politik dunia, Lukman juga menyoroti harga minyak mentah yang kembali merangkak naik sebagai beban tambahan bagi rupiah.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang kembali menguat oleh skeptisme akan perdamaian di Timur Tengah, harga minyak yang kembali naik juga membebani," kata dia.

2. Harga minyak diramal tetap tinggi hingga tahun depan

Harga minyak mentah dunia diprediksi terus bertengger di level tinggi hingga 2027. Analis Goldman Sachs memperingatkan risiko harga di atas 100 dolar AS per barel tetap terbuka lebar.

Hal tersebut bisa terjadi terutama jika gangguan pasokan besar dan hilangnya produksi di Timur Tengah terus berlanjut dalam jangka panjang. Kondisi diperparah oleh rusaknya infrastruktur energi serta penutupan sebagian Selat Hormuz yang telah berlangsung selama hampir tiga minggu.

“Bertahannya sejumlah guncangan besar pasokan sebelumnya menunjukkan adanya risiko bahwa harga minyak bisa tetap berada di atas US$100 lebih lama,” tulis analis Goldman, dilansir CNN, Senin (23/3/2026).

​3. Proyeksi pergerakan rupiah sepanjang perdagangan Kamis​

​​Melihat kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, Lukman memperkirakan pergerakan rupiah sepanjang hari ini akan berada dalam rentang Rp16.850 hingga Rp16.950 per dolar AS hingga penutupan perdagangan nanti.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in Business

See More