Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sandiaga Uno Dorong Perempuan Naik Kelas Jadi Wirausaha Mandiri
Koleksi spesial hasil kolaborasi INTRESSE dengan Sandiaga Uno di SOGO Kota Kasablanka. 5 Maret 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
  • Sandiaga Uno menegaskan pentingnya pemberdayaan ekonomi perempuan agar naik kelas dari pelaku rumahan menjadi wirausaha mandiri berbasis pasar digital dan modern.
  • Workshop Yayasan Indonesia Setara di Bandung membekali 50 peserta, mayoritas ibu-ibu, dengan keterampilan produksi mochi serta strategi pemasaran digital dan pemanfaatan teknologi AI.
  • Hasil simulasi pasar mencatat 377 pesanan mochi senilai Rp2,26 juta, menunjukkan efektivitas pelatihan praktis yang akan diperluas ke daerah lain untuk memperkuat ekonomi kreatif perempuan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pendiri Yayasan Indonesia Setara, Sandiaga Uno menilai, pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi langkah strategi konkret untuk mendorong perempuan naik kelas dari sekadar pelaku rumahan menjadi wirausaha mandiri berbasis pasar modern.

Menurut dia, pemberdayaan perempuan harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya berhenti pada pelatihan keterampilan dasar.

“Kita ingin perempuan Indonesia tidak hanya bisa produksi, tetapi juga mampu menjual, membangun brand, dan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar,” ujar Sandiaga kepada wartawan, Selasa (1/4/2026).

2. Literasi digital menjadi kunci sukses di masa kini

Sandiaga Uno dalam Masterclass Rocket Acceleration: Leadership Series yang merupakan rangkaian program Rocket Youthpreneur Incubation. (dok. Sandination)

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonom Kreatif itu mengatakan, pendekatan yang menggabungkan pelatihan praktis dan literasi digital menjadi kunci keberhasilan program ekonomi berbasis komunitas.

Yayasan Indonesia Setara menggelar workshop yang diikuti 50 peserta, mayoritas ibu-ibu, yang tidak hanya belajar membuat produk mochi kekinian, tetapi juga dibekali strategi pemasaran digital. Kegiatan itu digelar pada Kamis (26 Maret 2026) di Kantor Kelurahan Gegerkalong, Bandung.

Ia meyakini, peluang usaha kuliner seperti mochi memiliki potensi besar karena mudah diproduksi, fleksibel, dan memiliki pasar yang luas, terutama jika dikemas secara kreatif dan dipasarkan secara online.

2. Kenalkan AI untuk konten bisnis di market digital

Sandiaga Uno menjadi pengisi Masterclass Rocket Acceleration: Leadership Series yang merupakan bagian dari program Rocket Youthpreneur Incubation. (dok. Sandination)

Workshop tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan BSI Maslahat, Rumah Zakat, dan OK OCE Forever. Selain membuat ragam olahan, peserta juga mendapatkan edukasi penggunaan teknologi akal imitasi (AI) untuk membuat konten promosi dan ide bisnis.

Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat, khususnya perempuan. Hal senada disampaikan oleh perwakilan Rumah Zakat dan OK OCE Forever yang menekankan pentingnya keberanian memulai usaha dari skala kecil.

3. Model simulasi market efektif tingkatkan literasi

Pendiri Sandination, Sandiaga Uno meresmikan Rocket Acceleration, bagian dari program Rocket Youthpreneur Incubation, di Jakarta, Senin (18/8/2025). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Selama kegiatan berlangsung, peserta berhasil mencatat 377 pesanan produk mochi dengan estimasi potensi pendapatan mencapai Rp2.262.000. Angka ini menunjukkan, produk yang diajarkan tidak hanya menarik secara konsep, tetapi juga memiliki daya jual di pasar.

Sandiaga menambahkan, keberhasilan ini menjadi indikator bahwa model pelatihan berbasis praktik langsung dan simulasi pasar sangat efektif.

“Kalau hari pertama saja sudah bisa menghasilkan penjualan, ini berarti modelnya tepat. Tinggal bagaimana kita skalakan agar dampaknya lebih luas,” katanya.

Ia memastikan, YIS akan memperluas program serupa ke berbagai daerah lain dengan fokus pada pemberdayaan perempuan berbasis ekonomi kreatif dan digital. Harapannya, semakin banyak perempuan yang mampu mandiri secara ekonomi dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi keluarga maupun daerah.

Editorial Team