Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sempat Terpuruk, IHSG Ditutup Menguat ke Level 5.963,8

Sempat Terpuruk, IHSG Ditutup Menguat ke Level 5.963,8
Ilustrasi grafik (IDN Times/Arief Rahmat)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 11,22 poin atau 0,19 persen ke level 5.963,8 pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/5/2021) sore.

Sempat terpuruk di zona merah sejak penutupan sesi siang, IHSG berhasil kembali ke zona hijau sesaat sebelum penutupan perdagangan sore ini.

IHSG sendiri dibuka menguat tipis 2,8 poin ke angka 5.955,3 pada pembukaan perdagangan pagi tadi.

1. Pergerakan IHSG hari ini

ilustrasi grafik naik (IDN Times/Arief Rahmat)
ilustrasi grafik naik (IDN Times/Arief Rahmat)

Berdasarkan RTI, IHSG pada hari ini sempat anjlok begitu dalam ke level 5.932,3 dan hanya menyentuh 5.974,6 untuk level tertingginya.

Secara keseluruhan, investor membukukan transaksi sebesar Rp9,29 triliun dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 18,4 miliar lembar saham dengan frekuensi sebanyak 994 ribu kali.

Selain itu, sebanyak 223 saham menguat, 251 saham melemah, dan 169 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.

2. Pergerakan indeks saham

Karyawan memantau pergerakan harga saham (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Karyawan memantau pergerakan harga saham (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Penguatan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini diikuti oleh naiknya mayoritas saham unggulan sebagai berikut.

LQ45 ditutup menguat 0,43 persen ke level 888,122
IDX30 ditutup menguat 0,47 persen ke level 472,152
IDX80 ditutup menguat 0,38 persen ke level 128,043
IDXESGL ditutup melemah 0,12 persen ke level 129,847
IDXQ30 ditutup menguat 0,4 persen ke level 136,050

3. Saham-saham yang cuan dan melemah

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Berdasarkan data Binaartha Sekuritas, ada sejumlah saham yang mencatatkan penguatan tertinggi pada hari ini. Di antaranya adalah PT Vale Indonesia Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Aneka Tambang Tbk, PT United Tractors Tbk, dan PT Medco Energi International Tbk.

Sementara lima saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, PT Summarecon Agung Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More

Rupiah Berhasil Menguat Tipis ke Rp18.027 per Dolar AS di Pembukaan

05 Jun 2026, 09:31 WIBBusiness