Sosro Jaga Konsistensi Kualitas Teh dari Perkebunan hingga Pengolahan

- PT Sinar Sosro Gunung Slamat menegaskan pentingnya konsistensi pengelolaan bahan baku dan proses produksi teh untuk menjaga kualitas di tengah tingginya konsumsi teh masyarakat Indonesia.
- Kualitas teh ditentukan sejak tahap budi daya, dipengaruhi faktor seperti ketinggian lahan, suhu, curah hujan, serta kecepatan penanganan daun setelah pemetikan agar tetap segar dan beraroma khas.
- Perusahaan hasil penggabungan PT Sinar Sosro dan PT Gunung Slamat pada Desember 2024 ini memproduksi berbagai merek populer seperti Tehbotol Sosro, Fruit Tea Sosro, Teh Celup Sosro, dan Sosro Heritage.
Jakarta, IDN Times - PT Sinar Sosro Gunung Slamat menegaskan pentingnya pengelolaan bahan baku dan proses produksi yang konsisten untuk menjaga kualitas teh di tengah tingginya konsumsi teh masyarakat Indonesia.
Dalam momentum Hari Teh Internasional yang diperingati setiap 21 Mei, perusahaan menyebut kualitas teh ditentukan sejak tahap budi daya di perkebunan, mulai dari pemilihan daun teh muda, proses pemetikan, hingga penanganan pascapanen.
Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) BPS 2023–2024, teh menjadi minuman kedua yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia setelah air putih. Sementara riset Roy Morgan menunjukkan teh tersedia di sekitar 95-97 persen dapur rumah tangga Indonesia.
1. Kualitas teh dipengaruhi sejak budi daya

Head of Marketing Communications & Public Relations PT Sinar Sosro Gunung Slamat, Devyana Tarigan, mengatakan kualitas teh dipengaruhi berbagai faktor sejak tahap budi daya.
“Dalam industri teh, pertumbuhan yang lebih lambat justru dianggap ideal karena memberi tanaman lebih banyak waktu untuk membentuk senyawa alami seperti polifenol, asam amino, dan minyak esensial,” ujar Devyana dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026).
2. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas teh

Menurut perusahaan, faktor seperti ketinggian lahan, suhu udara, curah hujan, dan kelembapan memengaruhi karakter rasa dan aroma teh. Karena itu, perusahaan memilih perkebunan di sejumlah wilayah dataran tinggi Jawa Barat seperti Pangalengan, Garut, Tasikmalaya, dan Cianjur untuk menjaga kualitas bahan baku.
Perusahaan juga menyebut proses pemetikan dilakukan secara manual oleh tenaga terampil serta menggunakan mesin petik baterai yang diklaim lebih ramah lingkungan dan tetap menjaga kualitas daun teh. Selain itu, kecepatan penanganan daun teh setelah dipetik menjadi faktor penting untuk menjaga kesegaran dan profil aroma sebelum masuk tahap pengolahan.
3. Sekilas Sosro

PT Sinar Sosro Gunung Slamat merupakan hasil penggabungan PT Sinar Sosro dan PT Gunung Slamat yang diresmikan pada Desember 2024. Perusahaan memproduksi sejumlah merek teh seperti Tehbotol Sosro, Fruit Tea Sosro, Teh Celup Sosro, dan Sosro Heritage.


















